Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

100 Persen Daerah di Jateng Siap Perpanjang PPKM

badge-check

					Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (net) Perbesar

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (net)

BERITA.NEWS, Semarang – Pemerintah memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), dari 26 Januari-8 Februari 2021. Hal ini didasari karena angka kasus COVID-19 masih tinggi di beberapa wilayah di Indonesia.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan siap melaksanakan kebijakan pemerintah pusat yang memperpanjang PPKM. Bahkan tak hanya tiga eks karesidenan, seluruh daerah di Jateng siap 100 persen untuk menerapkannya.

Hanya saja, pihaknya belum menerima informasi pasti terkait perpanjangan PPKM namun siap mendukung pelaksanaan program tersebut.

“Kami masih menunggu keputusannya, tapi intinya kalau melihat PPKM pertama ini, hasilnya belum menggembirakan. Memang penting untuk mempertimbangkan (perpanjangan) itu, agar bisa menekan angka positifnya,” katanya, Kamis (21/1/2021).

Menurutnya, dukungan dari kabupaten dan kota terkait penerapan PPKM juga sangat positif. Meski awalnya hanya diberlakukan di tiga eks karesidenan, yakni Semarang Raya, Solo Raya dan Banyumas Raya, namun dalam pelaksanaannya semua kabupaten/kota akhirnya menerapkan.

“Sekarang saja seluruh kabupaten/ kota sudah berpartisipasi, sudah 100 persen, terakhir kemarin Kendal. Jadi kalau nanti diberlakukan perpanjangan, tidak perlu diperluas jangkauannya karena semua sudah melakukan. Solidaritas teman-teman bupati/wali kota sangat hebat, karena mereka punya kesadaran sendiri untuk bersama-sama menerapkan PPKM,” ujar Ganjar.

Gubernur pun meminta masyarakat ikut mendukung suksesnya program PPKM tersebut. Sebab menurutnya, keberhasilan program itu terletak pada peran serta masyarakat, sambil terus mendorong percepatan program vaksinasi.

“Kalau ini tidak mendapatkan hasil apa-apa, memang ada peluang diperpanjang. Tapi kalau masyarakat berpartisipasi untuk disiplin semua, kasusnya turun maka mungkin tidak diperpanjang,” jelasnya.

Partisipasi masyarakat itu, diantaranya dengan menerapkan 4M, seperti memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

  • YON

Loading

Comments

Baca Lainnya

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Sikap Tebang Pilih Penilaian Korwil SPPG Maros Jadi Sorotan, hingga Abaikan Juknis

8 April 2026 - 02:55 WITA

Trending di Daerah