Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Ada Pedagang Terpapar Covid-19, Pasar di Polman Ditutup dan Disemprot Disinfektan

badge-check

					Foto: Bupati Polman pimpin penyemprotan disinfektan di Pasar Sentral Pekkabata. (Abdy Febriady/detikcom). Perbesar

Foto: Bupati Polman pimpin penyemprotan disinfektan di Pasar Sentral Pekkabata. (Abdy Febriady/detikcom).

BERITA.NEWS, Polman – Bupati Polewali Mandar (Polman), Andi Ibrahim Masdar memimpin penyemprotan cairan desinfektan di Pasar Sentral Pekkabata. Penyemprotan dilakukan sebagai upaya menghindari penyebaran virus Corona (COVID) setelah tiga pedagang di daerah ini diketahui positif terinfeksi.

Penyemprotan disinfektan dilakukan Sabtu (11/7/2020). Agar memudahkan proses penyemprotan, sehari sebelumnya Bupati Andi telah turun langsung mengumumkan rencana penutupan pasar untuk dilakukan sterilisasi.

“Hari ini kita mengadakan penyemprotan di Pasar sentral Pekkabata, dengan adanya keluarga kita pedagang di sini terkena virus COVID-19, ada tiga orang,” kata Andi.

Selain di Pasar Sentral Pekkabata, Satgas COVID-19 setempat juga mengumumkan penutupan dua pasar tradisional lainnya yang diduga terpapar virus Corona. Dua pasar di Polman yang ditutup itu adalah Pasar Baru di Kecamatan Polewali dan Pasar Induk di Kecamatan Wonomulyo.

Baca Juga :  Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

Untuk menghindari terjadinya kepanikan masyarakat, penutupan pasar dilakukan secara bertahap. Penutupan dilakukan bergilir selama sepekan ke depan.

“Sehingga hari ini selama dua hari ke depan, Pasar Pekkabata kita tutup, untuk mengadakan penyemprotan, saat hari Rabu (15/7) kita buka, kita berharap pasar sudah bersih dari virus, rencananya penyemprotan dilakukan secara bergiliran, Pekkabata, nanti Pasar Baru Polewali, setelah itu pasar Wono,” ungkap Bupati Polman yang akrab disapa AIM itu.

Andi pun mengimbau warga agar selalu mematuhi aturan pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan, demi mencegah penularan virus corona. “Harapan saya, bagaimana caranya, kita bisa memutus rantai penyebaran virus COVID-19, yang ada di Polewali Mandar,” tuturnya.

Berdasarkan data dari Satgas COVID-19 Sulawesi Barat per tanggal 11 Juli 2020, saat ini tercatat sedikitnya 43 warga Polman terkonfirmasi virus corona. Sebanyak 30 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah