BERITA.NEWS, Bulukumba — Isu mengejutkan soal dugaan narapidana yang mengendalikan peredaran narkotika dari dalam penjara akhirnya mendapat bantahan tegas.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bulukumba, Mansur, meluruskan kabar yang dinilai berpotensi menyesatkan publik.

Nama Lapas Bulukumba sebelumnya terseret dalam pengungkapan kasus peredaran sabu oleh Satresnarkoba Polresta Mamuju.
Dalam kasus tersebut, seorang pemuda berinisial IBT (22) diamankan dengan barang bukti sabu seberat 76,95 gram.
Yang membuat publik geger, dari hasil pemeriksaan polisi, IBT mengaku hanya berperan sebagai kurir.
Ia menyebut sosok berinisial URI sebagai pengendali utama, yang diklaim masih menjalani hukuman di Lapas Bulukumba.
Pernyataan itu bahkan diperkuat oleh Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, yang menyebut URI mengatur distribusi sabu dari balik jeruji untuk diedarkan di wilayah hukum Mamuju.
Namun, fakta berbeda diungkap langsung oleh Kepala Lapas Bulukumba, Mansur.
“Perlu kami luruskan, yang bersangkutan memang pernah menjadi warga binaan di sini. Namun, sejak Desember 2025 telah dipindahkan ke Lapas Kelas I Makassar,” tegas Mansur saat dikonfirmasi, Senin (4/5/2026).
Dengan pemindahan tersebut, narapidana berinisial URI yang juga dikenal dengan nama Andy atau Samsuriadi itu, menurutnya, sudah tidak lagi berada dalam pengawasan Lapas Bulukumba.
Artinya, seluruh tanggung jawab pembinaan hingga pengamanan kini berada di Lapas Kelas I Makassar, bukan lagi di Bulukumba.
Bantahan ini sekaligus mematahkan asumsi yang berkembang di masyarakat bahwa pengendalian peredaran narkotika dilakukan dari dalam Lapas Bulukumba.
“Informasi itu berpotensi menyesatkan opini publik karena tidak sesuai dengan fakta yang ada,” ujar Mansur.
Di tengah sorotan tersebut, pihak Lapas Bulukumba menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberantasan narkotika.
Pengawasan di dalam lapas, kata Mansur, terus diperketat guna mencegah segala bentuk pelanggaran hukum oleh warga binaan.
“Kami tidak mentolerir pelanggaran. Sistem pengamanan terus kami perkuat dan kami menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan akuntabel,” pungkasnya.
Penulis: Syarif
![]()





























