Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Kisah Bhabinkamtibmas Polres Bulukumba Entaskan Anak Putus Sekolah di Pelosok Desa

badge-check

					Bripka Ahmad Syarifuddin Bhabinkamtibmas Polres Bulukumba. (Dok. Ist) Perbesar

Bripka Ahmad Syarifuddin Bhabinkamtibmas Polres Bulukumba. (Dok. Ist)

BERITA.NEWS, Bulukumba – Bripka Ahmad Syarifuddin (40) personel Polres Bulukumba salah satu polisi yang peduli dunia pendidikan.

Ia adalah sosok polisi Bhabinkamtibmas yang tekun dan ulet dalam menjalankan tugasnya.

Bripka Ahmad Syarifuddin bertugas dibagian pelosok Bulukumba, tepatnya di Desa Orogading dan Desa Tamaona.

Desa tersebut berada di kaki bagian timur Gunung Lompobattang, Kecamatan Kindang.

Untuk menuju ke tempat tugasnya, ia terkadang melewati akses jalan tanah. Jika hujan turun kondisi jalan licin juga terdapat sejumlah tanjakan.

Di wilayah tugasnya pun juga akses jaringan internet terbatas. Apalagi saat terjadi cuaca buruk.

Sosok Ahamd Syafruddin yang akrab disapa G Anja itu sangat populer pada masyarakat desa setempat.

Ia dikenal sebagai polisi memiliki jiwa sosial yang tinggi. Terutama sangat peduli dengan masalah pendidikan.

Dengan kegigihan dan ketangguhannya, G Anja sudah bertugas sejak 2015 silam. Ia saat ini bertempat tinggal di ibukota Bulukumba.

Baca Juga :  Zero Halinar Digencarkan, Rutan Barru Razia Gabungan dan Tes Urine Warga Binaan

“Jadi saya menempuh perjalanan 60-70 kilometer setiap saya ke desa binaan,” kata Ahmad Syafruddin, Senin (1/7/2024).

Dalam sepekan ia harus turun minimal tiga kali ke desa binaannya, yaitu Orogading dan Tamaona.

Desa dampingannya berbeda dengan tingkat pendidikan desa-desa lain di Bulukumba.

“Di desa binaan kami banyak anak-anak putus sekolah. Ada yang berhenti ditengah jalan,” katanya.

Penyebabnya karena berbagai faktor. Ada karena menikah dini, ikut membantu orang tua hingga mendapat perundungan sehingga enggan melanjutkan pendidikan.

Melihat kasus tersebut, Ahamd Syarifuddin merasa miris melihat masa depan anak-anak usia sekolah di desa itu.

Agar tak bertambah anak putus sekolah, ia aktif turun memberi motivasi anak-anak tersebut.

Sebelum memberi motivasi kepada anak putus sekolah terlebih dahulu menemui kepala sekolah mereka dan orang tua di rumah.

Sesekali ia harus keluarkan biaya pribadinya untuk bantu siswa yang terancam putus sekolah.

“Pernah juga saya belikan sepeda seorang siswa karena terkendala kendaraan sebab rumah dan sekolah jaraknya lumayan jauh,” katanya.

Akhirnya siswa tersebut kembali melanjutkan pendidikan setelah ia belikan sepeda.

Siswa lainnya ada yang dibelikan pakaian, sepatu dan buku bagi yang kurang mampu.

Ahmad Syarifuddin juga aktif mendampingi kegiatan siswa seperti Pramuka dan kegiatan lainnya.

 

Penulis: Syarif

Loading

Comments

Baca Lainnya

Husniah Talenrang Dipromosikan ke DPP PAN, Ashabul Kahfi Ditunjuk Pimpin PAN Sulsel

8 Mei 2026 - 20:12 WITA

Tak Ada Ampun! Petugas Lapas Bulukumba Bersumpah Perangi Halinar, Razia Besar Digelar

8 Mei 2026 - 19:04 WITA

razia

55 Anggota BPD di Bulukumba Dilantik, Andi Utta Langsung Beri Peringatan Keras: Ini Bukan Jabatan Main-Main

8 Mei 2026 - 18:37 WITA

pelantikan

Rutan Masamba Gandeng APH Perkuat Pengawasan Narkoba, HP Ilegal dan Penipuan

8 Mei 2026 - 18:13 WITA

Zero Halinar Digencarkan, Rutan Barru Razia Gabungan dan Tes Urine Warga Binaan

8 Mei 2026 - 14:36 WITA

Trending di Daerah