BPBD Sinjai Gelar Simulasi Hadapi Bencana, Ini Imbauan Wabup

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai saat menggelar simulasi kesiapsiagaan menghadapi ancaman banjir yang dilaksanakan di Desa Bongki Lengkese, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Senin (12/4/2021).

BERITA.NEWS, Sinjai– Pemerintah Kabupaten Sinjai mengajak seluruh komponen masyarakat agar selalu siap siaga dan waspada terhadap terjadinya bencana dan potensi ancaman yang kerap terjadi.

Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Sinjai Hj. Andi Karini Ottong saat menghadiri kegiatan simulasi kesiapsiagaan menghadapi ancaman banjir yang dilaksanakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai yang berlangsung di Desa Bongki Lengkese, Kecamatan Sinjai Timur, Senin (12/4/2021).

“Saya berharap, BPBD harus siap siaga dan ini telah dibuktikan pada hari ini melalui simulasi penanganan ancaman banjir, tentu ini perhatian luar biasa dari Pemkab untuk bagaimana menyiapkan diri siap dalam menghadapi bencana khususnya di Kabupaten Sinjai,” harapnya.

Baca Juga :  DPRD Terima LKPJ 2020 Pemkab Luwu

Wakil Bupati Sinjai juga mengimbau seluruh masyarakat agar tetap waspada, mengingat Sinjai sering terjadi bencana. Sehingga melalui simulasi ini masyarakat sudah menyiapkan diri agar dapat meminimalisir terjadinya dampak dari bencana.

Sementara Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Sinjai Syamsul Ahmad mengatakan bahwa simulasi ini tidak hanya melibatkan tim dari BPBD namun juga melibatkan beberapa stakeholder terkait diantaranya, personel TNI, Polri, Dinas Sosial, Orari, Dinas Kesehatan, Satpol PP, PMI, Dinas Kominfo dan beberapa instansi lainnya.

“Alhamdulillah kegiatan ini berjalan lancar dan baru pertama kalinya dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur. Terima kasih semua sudah terlibat aktif dalam kegiatan ini,” tuturnya.

Baca Juga :  Pengelola Wisata Harus Terapkan Prokes Ketat, Pengunjung Maksimal 30 Persen

Kedepan pihaknya berharap dibentuk tim brigade siaga bencana yang terpadu sehingga kesiapsiagaan jika terjadi bencana maupun pencegahan di Sinjai jauh lebih baik lagi.

Dalam simulasi ini dilaksanakan dengan beberapa metode mulai dari menyelamatkan korban dengan akses melakukan rappelling dari jembatan kemudian menyelamatkan korban, penyelamatan korban yang tertimpa pohon, penyelamatan korban hanyut di sungai dengan menggunakan perahu karet serta metode penyelamatan lainnya.

  • Sulfikar