Rektor Unhas Pantau UTBK Hari Pertama, 74 Peserta Tidak Hadir

Rektor Universitas Hasanuddin Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu MA meninjau secara langsung pelaksanaan UTBK di Kampus Unhas, Senin (12/4/2021).

BERITA.NEWS, Makassar – Rektor Universitas Hasanuddin Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu MA meninjau secara langsung pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) pada beberapa ruang ujian di Kampus Unhas, Senin (12/4/2021).

Rektor didampingi Penanggung Jawab Pusat UTBK Unhas Prof Dr Ir Muh Restu MP dan beberapa koordinator.

Dalam kunjungan tersebut, Prof Dwia memperoleh penjelasan terkait mekanisme penerapan protokol Covid-19 dari pelaksanaan UTBK Unhas, mulai dari kedatangan peserta hingga proses ujian berlangsung.

Sejauh ini, Panitia Pelaksana Pusat UTBK Unhas mempersiapkan dan mengoptimalkan penerapan protokol pencegahan Covid-19 secara ketat, baik kepada peserta, pengawas maupun panitia ujian. Menjaga jarak, mencuci tangan hingga pemeriksaan suhu tubuh diterapkan dengan baik.

“Protokol pencegahan Covid-19 harus tetap menjadi prioritas. Hal ini terlihat dari kesiapan sarana prasarana, seperti komputer untuk ujian, yang menjadi bagian penting kegiatan ini,” tandasnya.

Selain itu, Prof Dwia juga mengamati langsung jalannya pengawasan ujian. Dirinya juga memberikan motifasi kepada peserta untuk mengikuti pelaksanaan ujian secara baik dan optimal.

“Saya berharap seluruh peserta maupun pengawas dapat menjalankan peran dan tugas mereka masing-masing untuk mendukung kelancaran selama ujian berlangsung,” jelas Prof Dwia.

Pelaksanaan UTBK yang dikelola oleh Unhas berlangsung di beberapa tempat, yakni Kampus Unhas Tamalanrea, Kampus Unhas Gowa, dan beberapa mitra. Panitia membagi alokasi setiap ruangan pada kedua gelombang.

Sesuai jadwal Lembaga Test Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), pelaksanaan UTBK dilaksanakan secara dua gelombang, yaitu tanggal 12 April hingga 18 April 2021 (Gelombang I) dan 26 April hingga 2 Mei 2021 (Gelombang II).

Pada sesi pertama hari pertama, dari jumlah peserta yang seharusnya hadir sebanyak 945, tercatat sebanyak 74 orang tidak hadir. Sesuai ketentuan, peserta yang tidak hadir dianggap mengundurkan diri dari ujian.

  • Alfiandis