Dampak Pandemi, Ratusan Orang di Sinjai Menjadi Pengangguran

Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sinjai.

BERITA.NEWS, Sinjai – Jumlah pengangguran di Kabupaten Sinjai bertambah hingga mencapai ratusan orang selama masa pandemi Covid-19.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sinjai tahun 2020 untuk jumlah tingkat pengangguran terbuka sebanyak 3.395 jiwa.

Koordinator Fungsi Statistik Sosial BPS Sinjai Hamka Makmur mengatakan untuk jumlah tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Sinjai meningkat dengan persentase 2,87 persen atau 3.395 jiwa.

“Jika kita berhitung ada memang peningkatan, untuk tahun 2020 sebanyak 3.395 jiwa sedangkan tahun 2019 sebanyak 2.579 jiwa. Jika kita akumulasi ada peningkatan pengangguran 816 jiwa,” ungkapnya, Rabu,(17/03/2021).

Baca Juga :  Pengurus KNPI Sinjai Dilantik, Bupati Berharap Bisa Jadi Partner dan Mitra Pemda

Menurut Hamka, penyebab meningkatnya pengangguran disebabkan pandemi Covid-19 yang mengakibatkan banyak lapangan usaha di Sinjai tidak beroperasi.

“Selain banyaknya lapangan kerja tidak beroperasi juga disebabkan tingkat kekhawatiran para pekerja terhadap virus Corona serta pembatasan jam kerja,” tuturnya.

Peningkatan jumlah pengangguran itu terjadi saat masa pandemi covid-19 karena adanya pembatasan kegiatan usaha.

Baca Juga :  Ditinggal Sang Istri, Pria ini Nekat Minum Obat Nyamuk

“Bahkan termasuk usaha angkutan, pemberhentian karyawan hotel, jasa persewaan serta berkurangnya pengunjung usaha makan di Sinjai akibat kondisi pandemi karena pendataan yang kita lakukan hingga akhir bulan Agustus 2020,” katanya.

Jika berhitung penduduk, sebanyak 183.046 jiwa total yang berusia 15 tahun ke atas. “Sedangkan total angkatan kerja untuk usia produktif 15 hingga 59 tahun sebanyak 127.954,” tambahnya.

  • Sulfikar