330 Pengidap COVID-19 Tanpa Gejala Terdeteksi di Xinjiang

Ilustrasi - Kesibukan warga dan masyarakat di pasar malam Grand Bazaar di pusat Kota Urumqi, Daerah Otonomi Xinjiang, China. ANTARA/M. Irfan Ilmie.

BERITA.NEWS, Fuzhou – Sedikitnya 330 orang pengidap COVID-19 tanpa gejala yang dapat menularkan ke banyak orang (silent carrier) terdeteksi di Daerah Otonomi Xinjiang, China.

Silent carrier baru telah terdeteksi di antara orang-orang yang menjalani karantina, demikian pejabat lokal, Rabu (4/11/2020).

Pada Selasa (3/11) malam di Xinjiang terdapat 116 kasus baru tanpa gejala.

Gelombang baru kasus COVID-19 di Xinjiang pertama kali ditemukan di Kota Kashgar pada 24 Oktober dari seorang gadis belia yang kedua orang tuanya bekerja pada pabrik tekstil setempat.

Kemudian di Prefektur Kizilsu yang berdekatan dengan Kashgar ditemukan 15 silent carrier pada Selasa (3/11) yang diduga terkait klaster Kashgar.

Pemerintah pusat di Beijing mengerahkan tim ke daerah paling barat China itu untuk menangani gelombang baru yang terjadi secara tiba-tiba.

Baca Juga :  Pengadilan Turki Jatuhi Hukuman Seumur Hidup bagi Ratusan Pelaku Kudeta

Tidak hanya di Kashgar, tes usap secara massal juga dilakukan di Urumqi, Ibu Kota Xinjiang.

Otoritas kesehatan setempat masih akan terus melakukan tes massal terhadap warga Xinjiang.

“Pengulangan tes usap ini dilakukan agar bisa mendapati semua orang yang terinfeksi. Memang pada tes sebelumnya seseorang dinyatakan negatif, tapi ada kemungkinan positif saat dalam masa inkubasi,” kata anggota satuan tugas anti epidemi Xinjiang, Zhang Yuexin, dikutip Global Times.

China memang makin ketat dalam menerapkan pencegahan dan pengendalian, namun klaster COVID-19 terus bermunculan di berbagai tempat.

Hal ini menunjukkan masih lemahnya upaya anti epidemi, demikian Wakil Perdana Menteri China Sun Chunian dalam telekonferensi yang digelar oleh Dewan Pemerintahan atau semacam kabinet di Beijing, Selasa (3/11).

Baca Juga :  Pemulihan Covid-19 di Indonesia, Kedutaan Besar Australia Hibahkan 25 Alumni Jalankan Proyeknya

Ia menekankan pentingnya langkah pencegahan pada musim gugur dan musim dingin tahun ini termasuk langkah-langkah menghadapi kasus impor yang makin marak, baik melalui orang maupun barang.

Silent carrier yang di China jumlahnya bisa mencapai sepertiga dari kasus positif memang mempersulit upaya pencegahan dan pengendalian.

  • ANTARA