Usai TC di Kroasia, Shin Tae-yong Boleh Mudik ke Korsel

Pelatih Shin Tae-yong (tengah) memimpin latihan tim nasional sepak bola Indonesia di Stadion Madya, kompleks Gelora Bung karno (GBK), Senayan, Jakarta, Jumat (14/2/2020) malam. Sebanyak 30 pesepak bola dari total 34 yang dipanggil mengikuti latihan perdana yang dipimpin Shin Tae-yong. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.

BERITA.NEWS, Jakarta – Shin Tae-yong dipersilakan beristirahat setelah memimpin Timnas Indonesia U-19 selama dua bulan di Kroasia. Sang pelatih diizinkan PSSI pulang ke Korea Selatan.

Timnas U-19 telah menyelesaikan programnya di Kroasia dan dijadwalkan tiba di Jakarta, Selasa (27/10/2020), sore WIB. Shin Tae-yong memimpin David Maulana cs menjalani latihan dan 11 kali uji coba di negara Balkan sejak tiba pada akhir Agustus lalu.

PSSI memberikan kesempatan Shin Tae-yong pulang ke Korsel setelah memimpin Pemusatan Latihan Timnas U-19. Kebetulan Timnas U-19 juga akan diliburkan sementara.

“Shin Tae-yong perlu istirahat. Dia minta pulang ke Korea tanggal 1 (November). Ini ada waktu kosong,” kata Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dalam diskusi virtual dengan pewarta.

Baca Juga :  Milan Tundukkan Napoli 3-1, Ibrahimovic Sumbang Dua Gol

“Kalau ada kompetisi (Shopee Liga 1 dan Liga 2 2020), kan bisa berlatih. Sebenarnya bisa diganti dengan program virtual, tapi kan berbeda. Jadi, mereka (pemain Timnas U-19) akan dikembalikan ke rumah (klub) masing-masing,” ujarnya menambahkan.

Iriawan masih berharap kompetisi sepakbola Indonesia bisa bergulir. Ia ingin para pemain punya wadah untuk menjaga kondisi sekaligus merasakan iklim kompetisi sebelum tampil di Piala Dunia U-20 2021.

PSSI sampai saat ini tetap menginginkan kompetisi musim 2020 bisa dilanjutkan. Sejauh ini niatan itu terhalang izin dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Baca Juga :  Cedera Otot, Ibrahimovic Istirahat 2 Pekan

“TC berbeda dengan kompetisi. Anak-anak sementara bisa latihan virtual. Kami berharap kompetisi bergulir kembali,” tutur Iriawan.

“Kompetisi untuk timnas kita. Kalau tidak ada Piala Dunia U-20 mungkin tak masalah. Ini waktunya menunjukkan ke dunia luar kalau (sepakbola) Indonesia bisa,” ucapnya.

  • DETIK