Jalani Tes Kesehatan, Hendi-Ita Dipastikan Calon Tunggal di Pilwalkot Semarang

Pasangan Hendi-Ita saat akan menjalani tes kesehatan di RSUP Karyadi Semarang. ()

BERITA.NEWS, Semarang – Pasangan petahana Hendrar Prihadi-Hevearita F Rahayu dipastikan akan menjadi calon tunggal pada Pilwakot 2020 atau Pilkada 9 Desember mendatang.

Sebab, hingga perpanjangan pendaftaran, tak ada satupun calon yang mendaftar ke KPU Kota Semarang.

Dengan begitu maka pasangan calon yang akrab disapa Hendi-Ita tersebut akhirnya dapat melanjutkan tahapan pencalonan dalam Pilwalkot Semarang 2020.

Bertempat di RSUP Dr Kariadi Semarang, pasangan calon petahana itu pun melanjutkan tahapan pencalonan dengan melakukan pemeriksaan kesehatan pada hari Senin (14/9/2020).

Dilaksanakan selama dua hari hingga Selasa (15/9), pada hari pertama Hend-Ita secara khusus akan mengikuti pemeriksaan kesehatan psikologi, serta pemeriksaan fungsi paru dan jantung.

Baca Juga :  ZAS Kompak Ikuti Webinar, Aji Sumarno: Mari Kita Jaga Nilai Budaya Anti Korupsi

Sedangkan di hari kedua mereka akan menjalani tes narkoba dari Badan Narkotika Nasional (BNN), kejiwaan, serta gula darah.

Mengawali pemeriksaan kesehatan, Hendi sendiri selaku bakal calon Walikota Kota Semarang pada Pilwalkot Semarang 2020 menyatakan kesiapannya dalam menjalani serangkaian tes.

“Insya Allah saya dan mbak Ita sudah sangat siap menjalani tes kesehatan yang akan dilaksanakan, mulai dari tes IQ, Psikologinya, Psikiatrinya, termasuk tes Narkoba,” jelas pria yang saat ini masih menjabat sebagai Walikota Semarang tersebut.

“Kalau lolosnya nggak nya ya tergantung ketua IDI, tapi bismillah, kan ginuk – ginuk gini masak nggak lolos,” ujar Hendi dengan nada bercanda.

Baca Juga :  Dana Awal Kampanye Pilkada: Paling Sedikit Rp 50 Ribu, Terbanyak Rp 2 M

Di sisi lain ditanya terkait tidak adanya pihak yang tampil sebagai penantangnya dalam Pilwalkot Semarang 2020, Hendi menyiratkan enggan berpendapat terkait hal tersebut.

Hendi hanya menekankan bawah dirinya bersama Ita sebagai bakal calon, akan mengikuti setiap tahapan yang disyarakatkan oleh KPU Kota Semarang.

“Ya kami mengikuti tahapan KPU saja, kalau nanti ternyata masih bisa ada calon lain juga oke,” katanya.

. TRI

loading...