Bersama Anaknya, Ibu di Luwu Timur Mengaku Dirampok, Uang Jutaan Rupiah Dibawa Kabur

ilustrasi perampokan (net)

BERITA.NEWS, Luwu Timur – Ibu bernama Cahaya Anggun (26) di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), dilaporkan telah menjadi korban perampokan saat menumpang di mobil sewa bersama putrinya yang berusia 4 tahun.

Kepada polisi, Cahaya mengaku dianiaya hingga uang tunai senilai Rp 8 juta miliknya raib dibawa pelaku yang belum diketahui identitasnya.

“Korbannya sudah melapor (soal perampokan) itu, sedang kita proses,” kata Kapolres Luwu Timur AKBP Indratmoko kepada wartawan, Sabtu (8/8/2020) malam, mengutip Detikcom.

Baca Juga :  Hadiri Sidang, Jaksa Pinangki Mengaku Sehat

Dari laporan polisi milik korban diketahui, peristiwa perampokan yang disertai penganiayaan tersebut bermula ketika korban dan putrinya sedang menumpang pada sebuah mobil penumpang antar daerah di Malili, Luwu Timur, sekitar pukul 13.30 Wita, siang kemarin.

Saat dalam perjalanan, sopir tiba-tiba memberhentikan mobil, menganiaya dan merampok korban.

“Menurut pengakuan korban, sopir mobil ini tiba-tiba berhenti di bahu jalan lalu mengambil handphone anak korban lalu menganiaya korban dengan memukul lengan kanan, bibir bawah dan mencakar korban,” ungkap Indratmoko.

Baca Juga :  Mantan Direktur Keuangan Asuransi Jiwasraya Dituntut Seumur Hidup

Selanjutnya, pelaku yang disebut seorang diri itu menguras harta korban dan meninggalkan korban di tepi jalan.

“Habis itu terlapor merampas dompet dan mengambil uang Rp 8 juta, 2 kartu Atm BRI berisi Rp 400 ribu dan 2 kartu KIS,” katanya.

Kini, polisi telah mengambil hasil visum sebagai bukti penganiayaan terhadap korban, termasuk memeriksa keterangan korban.

“Sekarang pelaku lagi kita lidik (selidiki),” pungkas Indratmoko.

loading...