Resmikan Peace Room, Gowa Menuju Smart City

Peresmian Peace Room yang dihadiri seluruh kepala OPD lingkup Pemkab Gowa. (Foto: BERITA.NEWS/Putri).

BERITA.NEWS, Gowa – Inovasi teranyar datang dari Pemerintah Kabupaten Gowa yakni Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP).

Command Center yang diberi nama Peace Room A’Kio ini diresmikan langsung Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan sebagai langkah awal Pemkab mengikuti perkembangan zaman, sehingga Kabupaten Gowa tidak ketinggalan oleh teknologi.

“Peace room ini merupakan salah satu inovasi yang dilakukan Pemkab Gowa sebagai upaya menjawab tantangan di masa yang akan datang. Tantangan tersebut yakni bagaimana kita mampu menjadikan daerah kita ini sebagai Smart City. Bagaimana kita mampu men digitalisasi semua sektor yang ada,” tutur Bupati Adnan. Senin (9/3/2020).

Bupati Adnan membeberkan, jika untuk saat ini baru 27 CCTV yang terkoneksi dan terintegrasi dengan Peace Room. Kendati, kedepannya pihaknya akan menambah 60 unit CCTV lagi.

Peace Room kata Adnan diciptakan juga sebagai upaya menjadi situasi yang kondusif, dan untuk mengedukasi masyarakat agar bisa tertib terhadap peraturan-peraturan yang ada di Kabupaten Gowa.

“Selain itu Peace Room ini sebagai upaya menekan angka kriminalitas di Kabupaten Gowa. Karena nanti Peace Room ini akan dikonekkan dengan Command Center yang ada di Polres Gowa sehingga kita dapat bersatu padu untuk bisa menangani setiap permasalahan di Kabupaten Gowa,” tambah Adnan.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP), Arifuddin Saeni mengatakan, Gowa bukanlah satu-satunya Daerah yang memiliki Peace Room, disebutkan jika Daerah lain seperti Kota Pare-pare, Kota Makassar, Kabupaten Luwu juga memiliki Command Center. Namun, ada komponen lain yang dimiliki Peace Room Pemkab Gowa yang tidak dimiliki oleh Kabupaten/Kota lain.

“Selain Peace Room, kami juga memiliki ruangan teleconfrence, yang terintegrasi kesemua kecamatan di Kabupaten Gowa. Kalau kabupaten/kota lain cuma miliki Command Center saja, itu yang membedakan,” ujar Arifuddin kepada media.

Lanjut Arifuddin, Peace Room juga dapat menerima keluhan masyarakat dengan akses telepon tertentu, seperti 112 atau 119.

“Warga bisa menghubungi nomor layanan pengaduan untuk menyampaikan keluhannya sehingga bisa ditanggapi langsung oleh dinas terkait,” tambahnya.

  • Putri

Comment