Pelantikan 4 Pejabat Fungsional Pemprov oleh Sekda Sulsel Abdul Hayat Gani.

BERITA.NEWS, Makassar – Empat pejabat eselon II lingkup Pemprov Sulawesi Selatan yang menduduki posisi kepala dinas dan Staf Ahli Gubernur mengajukan pengunduran diri menjadi tenaga fungsional. Ini berdasakan Surat Keputusan (SK) Presiden.

Mereka yang mengundurkan diri jadi tenaga fungsional yakni, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) AM Yamin, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Syamsibar dan Staf Ahli Gubernur Muhammad Tamzil.

Khusus mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk (DPPPAP) Ilham A Gazaling berhasil mencapai tenaga fungsional utama atau Arsiparis Ahli Utama.

Sekretaris Daerah (Sekda) Abdul Hayat Gani mengatakan keempat pejabat eselon II itu menjadi fungsional berdasakan pilihan sendiri. Alasannya, mendekati masa pensiun. Padahal, Ilham A Gazaling sendiri masih punya batas waktu 4 tahun sebelum purnabakti.

“Tiba-tiba ada SK-nya dari presiden fungsional dan tidak bisa kita tahan. Iya dia sudah usulkan mendekati pensiun dia ingin fungsional,” ucapnya di ruang rapat pimpinan (rapim) kantor Gubernur Sulsel, Selasa (25/2/2020).

Selanjutnya, kata Hayat, jabatan yang ditinggalkan akan diisi oleh pelaksana tugas (Plt). Sehingga kembali menambah deretan pejabat sementara di pemerintahan Gubernur Nurdin Abdullah.

“Ada SK, kita salah kalau kita ndak lantik. Segera ada plt kadis sambil menunggu biding,” pungkasnya.

Sementara itu, Ilham A Gazaling mengaku posisi barunya tersebut atas pilihannya sendiri. Kata Ilham hal wajar ketika seorang aparatur sipil negara (ASN) harus memilih jadi pejabat struktural atau fungsional.

“Ini pilihan bagi ASN, kebetulan saya sudah mengikuti tahapan tes jadi tenaga fungsional utama bidang Arsiparis di ANRI Jakarta. Kalau saya ini masih lama (pensiun) masih ada 4 tahun,” sebutnya.

. Andi Khaerul

loading...