Kelangkaan Gas LPG Jelang Nataru, KPPU: Ada Kesalahan di Tata Niaga

Komisioner KPPU Kanwil VI, Kodrat Wibowo. (BERITA.NEWS/Ratih Sardianti Rosi).

BERITA.NEWS, Makassar – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) RI Kantor Wilayah (Kanwil) VI membenarkan adanya kelangkaan gas LPG 3 kg dan BBM jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020.

Hal itu disampaikan oleh Komisioner KPPU Kanwil VI, Kodrat Wibowo di ruang KPPU, lantai 6 Gedung Keuangan Negara (GKN), Jl. Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (13/12/2019).

Dia mengatakan, pihaknya telah menerima beberapa pengaduan terkait kelangkaan BBM dan gas LPG 3 Kg. Namun, hal itu langsung dilaporkan ke pihak yang berwenang.

Menurutnya, kelangkaan tersebut terjadi karena adanya kesalahan di dalam pengelolaan tata niaga yang ada di kota Makassar ini.

“Soal gas dan BBM, di Makassar ini sepertinya ada kesalahan di tata niaga ya. Tapi kita tidak bisa sembarangan masuk ke ranah ini, karena kelangkaan ini kan cuma gas yang 3 kilo,” ujar Kodrat.

“Jadi yang 3 kilo ini gas untuk orang miskin, sehingga KPPU menganggap bahwa ada hal yang perlu kita bicarakan di pusat tentang tata niaga distribusi gas ini,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Kodrat mengatakan kelangkaan tidak hanya terjadi pada Gas 3 Kg, tetapi juga pada bahan bakar minyak (BBM). Tetapi ia mengaku hal itu berada dalam kewenangan BUMN.

“Kalau BBM dan solar, waduh ini urusannya BUMN ya, saya kira ini kebijakan kita tidak bisa masuk terlalu dalam,” terangnya.

“Jadi pada kebijakan pelaku usaha yang sifatnya lebih banyak ke teknis, apakah ada hambatan di sweeping atau ada hambatan teknis, itu kami kurang begitu paham. Tapi setiap rapat koordinasi pasti kita sampaikan,” paparnya.

“Nah kemarin itu, pada saat ada laporan dari pak ketua terkait kelangkaan, ya kami tidak bisa langsung turun. Kami tidak langsung bentuk satgas. Karena ada yang berwenang,” tandasnya. 

  • Ratih Sardianti Rosi