Belum Sempat Berobat, Warga Jeneponto Meninggal Diperjalanan

Jenasah almarhum Syarifuddin di Puskesmas Tamalatea akan diantar ke rumah duka di Dusun Parasangan Beru. (BERITA.NEWS/Muh Ilham).
Jenasah almarhum Syarifuddin di Puskesmas Tamalatea akan diantar ke rumah duka di Dusun Parasangan Beru. (BERITA.NEWS/Muh Ilham).

BERITA.NEWS, Jeneponto – Syarifuddin (45), warga Dusun Parasangan Beru, Desa Balumbungan, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, dikabarkan meninggal dunia dalam perjalanan saat hendak pergi berobat.

Hal tersebut disampaikan oleh Sunandar (18). Sunandar adalah anak dari almarhum Syarifuddin. Saat itu mereka berangkat dari rumahnya di kampung Parasangan Beru dengan menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Vega R dengan nomor Polisi DD 3079 NS.

Tak lain tujuannya itu untuk menemani ayahnya berobat di rumah Daeng Sulli di kampung Ujung Tanah, Kelurahan Tamanroya, Kecamatan Tamalatea. Daeng Sulli dipercaya bisa menyembuhkan beberapa penyakit yang tidak bisa disembuhkan oleh tenaga medis.

“Ayahku sakit kanker, jadi saya bawa pergi berobat di kampung Ujung Tanah, pas tiba di depan rumahnya Daeng Sulli saya berhenti dan turun dari motor duluan. Tiba-tiba ayahku lemas. Mungkin tidak enak perasaannya diatas motor dan langsung jatuh kebelakang lalu langsung saya tahan,” kata Sunandar kepada wartawan, Senin (18/11/2019).

Baca Juga :  Gempa 6,7 SR Guncang Kabupaten Malang

Sunandar mengatakan, dirinya belum sempat masuk ke rumah orang pintar itu untuk berobat, ia masih dipinggir jalan. Namun begitu motor berhenti kata Sunandar, ayahnya tiba – tiba tidak sadarkan diri.  Sontak warga sekitat berdatangan untuk menolongnya.

“Jadi saya dibantu oleh warga mencari mobil kemudian langsung dibawa ke Puskesmas Tamalatea untuk mendapatkan pertolongan,” kata Sunandar.

Sementara itu, salah satu perawat Puskesmas Tamalatea yang ditemui BERITA.NEWS  mengatakan pihaknya sudah memberikan pertolongan pertama. Namun nyawanya tidak sempat terselamatakan lagi.

Baca Juga :  Ayo ke Butik "Biel Studio", Hari ini Soft Opening dan Diskon Semua Produk

” Tadi kita sudah lakukan upaya penyelamatan dibantu alat pernafasan. Kita juga cari urat nadinya tapi tidak bisa teraba,” kata perawat yang tidak ingin disebutkan namanya.

Menurutnya, kemungkinkan korban sudah meninggal saat dalam perjalanan. Karena dari keluarga almarhum diakuinya yang bersangkutan mempunyai penyakit riwayat jantung.

Tidak menunggu lama, setelah itu  jenazah almarhum dikembalikan ke rumah duka di Dusun Parasangan Beru, Desa Balumbungan untuk disemayamkan.

  • Muh Ilham