BERITA.NEWS, Makassar – Mahasiswa korban bentrokan dalam demo di kantor DPRD Sulsel, dibesuk oleh Kapolda Sulsel Irjen Mas Guntur Laupe. Kapolda menjenguknya di IGD Rumah Sakit Awal Bross, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (25/9/2019).
Korban bentrokan bernama Muslimin ini diketahui mengalami luka pukul di kepala. Dia terkena pentungan saat demo rusuh kemarin. Muslimin adalah mahasiswa Fakultas Tarbiyah UIN Alauddin Makassar
Guntur datang didampingi Karumkit Bhayangkara Kombes dr. Farid Amansyah dan Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani.
Sebelumnya Guntur mengaku mendapat laporan dari anggotanya bahwa terdapat 17 mahasiswa yang dirawat di dua rumah sakit, yakni RS Awal Bross dan RS Bhayangkara. Namun saat ini tersisa satu mahasiswa di RS Awal Bross, sedangkan yang lain sudah diizinkan pulang karena hanya mengalami luka ringan.
Sementara itu, dari kubu kepolisian, Guntur menyebut sebelumnya ada 4 anggotanya yang sempat dirawat, tapi saat ini tersisa satu orang di RS Bhayangkara karena harus menjalani operasi.
“Ada beberapa anggota saya yang sudah pulang, mungkin gengsi setelah diperban mereka langsung pulang, hanya satu anggota yang harus dioperasi karena ligamen kakinya putus karena benturan, ini risiko kami,” tambah Guntur.
Terkait demo berujung bentrokan kemarin, Guntur akan melakukan evaluasi ke seluruh personel yang ditugasi mengawal unjuk rasa guna menghindari terulangnya bentrokan dengan mahasiswa pengunjuk rasa. (det)
Comment