Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Bupati Adnan Nilai Selama PSBB Kesadaran Masyarakat akan Bahaya Covid-19 Meningkat

badge-check

					Bupati Adnan Nilai Selama PSBB Kesadaran Masyarakat akan Bahaya Covid-19 Meningkat Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa – Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di wilayah Kabupaten Gowa sejak 4 hingga 17 Mei 2020 dinilai mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya penyebaran virus corona atau covid-19.

“Selama PSBB kami melihat aktivitas masyarakat di luar rumah menurun setiap harinya. Ini artinya masyarakat secara bertahap mulai menyadari bahwa dampak yang ditimbulkan dari pandemi ini sangat berbahaya. Baik bagi dirinya maupun keluarganya,” kata Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat menggelar press conference di rumah jabatannya, Minggu (17/5).

Lanjutnya, termasuk bagi masyarakat yang harus tetap berada di luar rumah selama PSBB, mereka mampu mengikuti anjuran protokol kesehatan dan imbauan pemerintah.

“Kesadaran masyarakat sudah semakin tinggi. Misalnya, ketika mereka berada di luar rumah sudah membiasakan diri memakai masker, termasuk menjaga jarak,” terangnya.

Baca Juga :  Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

Selain itu, partisipasi masyarakat masyarakat selama PSBB dianggapnya cukup tinggi. Hal ini terlihat dari banyak toko-toko yang tidak termasuk dalam toko yang perlu terbuka saat PSBB sesuai aturan yang ada.

Hal senada dikatakan Kapolres Gowa AKBP Boy FS Samola. Menurutnya, hal ini terlihat dari jumlah penindakan yang dilakukan setiap malamnya. Di mana setiap malamnya saat melakukan pengamanan terhadap warga yang masih beraktivitas hingga malam hari adalah orang yang berbeda.

Ia menyebutkan, selama penerapan PSBB pihaknya mengeluarkan sebanyaknya 1.456 blanko teguran.

“Indikatornya kita lihat dari hari berikutnya yang kita tangkap tidak menemukan orang-orang yang sama. Itu tandanya mereka sadar. Begitupun pengusaha pelaku usaha toko-toko yang kita amankan hari pertama dan hari kedua berbeda,” jelasnya.

Dirinya pun mengakui, proses pengamanan selama penerapan PSBB juga berjalan dengan baik .

  • Putri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

25 April 2026 - 16:25 WITA

Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

24 April 2026 - 21:25 WITA

Sarianto (Kanan) usai sidang promosi doktor di Universitas Negeri Makassar, Jumat 24 April 2026. Foto: Ist.

Sinergi Lingkungan, Polres Maros Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan

24 April 2026 - 09:37 WITA

Rutan Masamba Berbenah, Disiplin Pegawai Diperketat Pengamanan Makin Solid

23 April 2026 - 19:45 WITA

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Trending di Daerah