BERITA.NEWS, Sinjai — Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Study Hukum dan Advokasi Rakyat (Laskar) Sinjai menyatakan dukungan terhadap wacana pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pada Pemilu 2029.
Dukungan itu dipandang sebagai langkah strategis untuk mengurangi beban anggaran dan meredam potensi konflik sosial yang kerap muncul saat pilkada langsung.
Ketua DPC Laskar Sinjai, Andi Aswar, menegaskan dukungan tersebut dalam wawancara eksklusif.
“Kami melihat, pilkada melalui DPRD ini bisa membantu efisiensi anggaran yang selama ini sangat besar. Kalau anggaran hasil efisiensi itu dialihkan untuk pembangunan jalan, jembatan, atau fasilitas publik lainnya, tentu masyarakat akan lebih sejahtera,” ujarnya kepada BERITA.NEWS, Rabu (31/12/2025).
Menurut Andi Aswar, efisiensi anggaran menjadi keharusan mengingat kondisi infrastruktur di Sinjai yang masih tertinggal.
“Anggaran pembangunan jalan dari tahun ke tahun sangat minim. Ini harus diperbaiki,” tambahnya.
Andi juga menyoroti potensi konflik sosial yang sering terjadi saat pilkada langsung.
“Nilai positif pilkada lewat DPRD adalah bisa meminimalisir konflik bertetangga, mencegah penkotak-katikkan masyarakat, bahkan menghindarkan kita dari pertumpahan darah,” tegasnya.
Wacana pilkada lewat DPRD sendiri tengah bergulir kuat di lingkup nasional, ditopang oleh sejumlah partai politik besar seperti PAN, Golkar, Gerindra, dan PKB.
Di tingkat pusat, pengusulan ini merupakan bagian dari kajian yang sedang dipersiapkan untuk revisi Undang-Undang Pemilu.


Comment