Abdul Kadir Resmi Nyatakan Siap Maju Ketua PWI Gowa, Figur Terkuat dengan Rekam Jejak Panjang di Dunia Pers

BERITA.NEWS, Gowa — Abdul Kadir atau akrab disapa Dul resmi menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gowa periode 2025–2028.

Pernyataan ini menegaskan langkah seriusnya setelah berpengalaman panjang dalam kepengurusan organisasi dan dunia jurnalistik.

Abdul Kadir bukan sosok baru di tubuh PWI Gowa. Sejak 2021, ia aktif merangkul wartawan dari berbagai media untuk kembali menghidupkan PWI Gowa yang sempat dibekukan lebih dari 15 tahun oleh PWI Sulsel.

Upayanya berhasil, hingga PWI Gowa kembali terbentuk dan dilantik pada periode 2022–2025, di mana ia dipercaya sebagai Sekretaris.

Selama menjabat, Dul dikenal disiplin mengelola administrasi, memperkuat koordinasi internal, dan menjadi motor penggerak sejumlah kegiatan organisasi.

Pengalaman tiga tahun memimpin sekretariat menjadi modal besar yang kini mengantarkannya mantap maju sebagai calon ketua.

Di luar organisasi, karier jurnalistik Abdul Kadir dimulai dari bawah. Tahun 2011 ia bekerja sebagai loper Harian Ujungpandang Ekspres sebelum akhirnya terjun penuh sebagai jurnalis.

Ia memperkaya kapasitas melalui berbagai pelatihan jurnalistik lalu berkarier di sejumlah media, seperti Majalah Tribrata, Harian Rakyat Sulsel, Kabar.news, Kabarmakassar, rakyatsulsel.fajar.co.id, dan kini menjabat sebagai Redaktur gowa.inews.id.

Untuk kompetensi profesi, ia telah melalui dua Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan tercatat sebagai wartawan madya sejak 2023. Selain itu, Dul juga tengah menempuh pendidikan S1 Hukum di Universitas Sawerigading Makassar.

Dul menyebut pencalonannya berasal dari dorongan anggota PWI Gowa.

“PWI Gowa harus menjadi rumah besar bagi wartawan. Fokus saya adalah penguatan kompetensi, pembinaan anggota, dan transparansi organisasi. Kita harus tumbuh sebagai organisasi yang solid dan dihormati,” ujarnya.

Dukungan terhadap Dul pun datang dari berbagai pihak. Wartawan senior Pedoman Rakyat, Mahyudin, menilai kembalinya PWI Gowa tidak terlepas dari kerja kerasnya.

“Seharusnya dia yang jadi ketua. PWI hadir kembali karena upayanya merangkul wartawan dari berbagai karakter. Saya kecewa periode lalu bukan dia yang terpilih,” ungkapnya.

Kepala Sekretariat PWI Gowa, Akbar, juga menilai Abdul Kadir sebagai figur yang paling memahami organisasi.

“Banyak kegiatan berjalan lancar berkat kerja kerasnya saat menjadi sekretaris. Saya yakin PWI Gowa akan lebih berkembang jika dipimpin beliau,” ujarnya.

Dukungan serupa datang dari Ketua KNPI Gowa, Alumnus Zainuddin, yang menyebut Dul sebagai sosok komunikatif dan berintegritas.

“Dunia pers butuh pemimpin yang mampu membangun jejaring dan merangkul semua elemen. Abdul Kadir punya kapasitas itu,” tegasnya.

Dengan rekam jejak panjang dari loper koran hingga menjadi redaktur dan pengurus inti organisasi, Abdul Kadir kini menjadi salah satu kandidat terkuat dalam bursa pemilihan Ketua PWI Gowa.

Dedikasi dan perjalanan kariernya dinilai menjadi modal besar untuk memimpin PWI Gowa ke arah yang lebih profesional dan progresif.

Comment