Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Bulukumba

Polisi di Bulukumba Cegah Balap Liar Selama Ramadhan dengan Cara Unik

badge-check

					Polisi di Bulukumba Cegah Balap Liar Selama Ramadhan dengan Cara Unik Perbesar

BERITA.NEWS, BULUKUMBA – Aksi balap liar (Bali) kerap terjadi di berbagai wilayah selama bulan Ramadhan, terutama di waktu sore menjelang berbuka puasa dan setelah sholat subuh.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh pihak kepolisian untuk mencegah aksi berbahaya ini, mulai dari imbauan di masjid-masjid, media sosial, hingga razia dan penyitaan kendaraan para pelaku.

Namun, ada cara unik yang dilakukan oleh seorang polisi di Bulukumba dalam mencegah balap liar.

Aiptu Jusman DN, yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Desa Padang dan Desa Bonto Raja, Polsek Gantarang, Polres Bulukumba, memilih metode yang lebih persuasif dan efektif untuk mengatasi fenomena ini.

Aiptu Jusman mengungkapkan bahwa ia hanya perlu standby di lokasi yang sering digunakan sebagai arena balapan dengan mengenakan pakaian dinas lengkap.

Kehadirannya di tempat tersebut, didampingi oleh tokoh masyarakat dan warga setempat, terbukti cukup ampuh untuk menghalau aksi balap liar.

“Pada tahun-tahun sebelumnya, jalur poros Desa Padang – Bonto Macinna sering digunakan untuk balapan liar. Karena itu, kami bersama pemerintah desa dan tokoh masyarakat menjadikannya sebagai atensi khusus dan melakukan langkah pencegahan ini,” ujar Aiptu Jusman.

Selain berjaga di lokasi, ia juga aktif memberikan imbauan kamtibmas melalui mimbar masjid di wilayah binaannya.

Sebagai seorang yang dikenal dengan sebutan “Ustadz”, Aiptu Jusman memanfaatkan momentum bulan suci ini untuk mengingatkan para remaja dan masyarakat agar menjauhi tindakan yang membahayakan diri sendiri dan orang lain.

“Alhamdulillah, hingga saat ini aksi balap liar bisa diminimalisir. Namun, kami tetap meminta kerja sama semua pihak, khususnya para orang tua, untuk mengawasi anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam balap liar atau kenakalan lainnya,” tutupnya.

Langkah persuasif yang dilakukan Aiptu Jusman ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi wilayah lain dalam menangani aksi balap liar selama bulan Ramadhan.

Comments

Baca Lainnya

Eksekusi Dramatis di Ujung Loe Bulukumba, Rumah Dibongkar Pakai Ekskavator

8 April 2026 - 20:33 WITA

sengketa-lahan

Resmi Berlaku! Cara Baru Urus KTP di Bulukumba Bikin Warga Tak Perlu Antre Pagi-Pagi

7 April 2026 - 22:14 WITA

ktp

Gabungan TNI-Polri Geledah Lapas Bulukumba, Sejumlah Barang Terlarang Disita

7 April 2026 - 16:03 WITA

razia

Mobil Mogok Picu Macet di Bulukumba, Aksi Sigap Polisi Ini Bikin Warga Salut

7 April 2026 - 15:30 WITA

mobil mogok

Bupati Bulukumba Kembali Lantik 5 Kepala OPD, Andi Utta Tegaskan Bukan Titipan Politik

6 April 2026 - 19:32 WITA

pelantikan
Trending di Bulukumba