Event Daerah di Sulsel Akan Pakai Standar Seragam Kemenparekraf RI

Bimbingan Teknis Manajemen Event Daerah di Sulsel (BERITA.NEWS/Andi Khaerul)

BERITA.NEWS,Makassar- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI bekerjasama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemprov Sulsel Gelar Bimbingan teknis (Bimtek) Manajemen Event Daerah di Hotel Gammara. Rabu (12/10/2022).

Bimtek ini hadirkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pariwisata Kabupaten dan Kota sebagai peserta. Apalagi mereka selaku pengelola setiap event di daerah masing-masing.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel Devi Khadafi mengatakan Bimtek ini untuk memberikan pemahaman modul seragam terkait standardisasi event daerah.

“Modulnya di susun oleh Kementerian Pariwisata RI dan telah di laksanakan hampir semua Provinsi alhamdulillah Sulsel

mendapatkan 3 gelombang. Saat ini ada 8 kabupaten yang kami bimbing untuk gelombang pertama,” ucapnya.

Baca Juga :  Pemprov Tegaskan Komitmen Bangun Mattoanging, Karo Hukum: Sepanjang Gugatan Hukum Clear!

Lebih lanjut, Devo sapaan akrab Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel ini mengatakan semua event skala Kabupaten, Provinsi hingga nasional punya satu standardisasi dari Kementerian.

“Jadi supaya ada standarnya. Kalau memang skalanya kabupaten seperti apa, provinsi hingga tingkat nasional,

Kita tidak menginginkan event yang promosi nya besar tapi eksekusi di lapangan tidak maksimal sehingga tidak memberikan nilai tambah pada destinasi wisata,” ujarnya.

Devo menambahkan Standardisasi Event ini yang pertama pelaksanaannya. Sehingga akan membantu Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan event kedepan.

“Ini pelaksanaan kan untuk ASN nya. Karena pelaksanaan ASN, tapi tidak ada standardisasi, mereka hanya mengulang seperti tahun sebelumnya, setiap tahun begini,” jelasnya.

Baca Juga :  Disbudpar Sulsel Bangkitkan Ekraf Sub Sektor Produk

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran, Teken mengatakan bimtek ini berlangsung selama 3 hari. Mulai 12-14 Oktober 2022.

“Kami harap peserta betul mengikuti kegiatan ini. Juga kami laporkan sesuai target Kementrian setiap provinsi 50 peserta manajemen event.

Para peserta mendapat materi dari praktisi event yang sangat mumpuni,” ucapnya.