Pemprov Sulsel: Anak Putus Sekolah Akan Terima Bantuan Pendidikan CSR

Kepala Bappelitbangda Sulsel Andi Darmawan Bintang (ist)

BERITA.NEWS,Makassar– Kepala Bappelitbangda Pemprov Sulsel Andi Darmawan Bintang menyebut telah mendata Anak Putus Sekolah untuk menjadi penerima manfaat paket bantuan dana CRS.

Darmawan pendataan penerima manfaat ini telah terdata by name by addres. Sehingga penanganan Anak Putus Sekolah akan lebih tetap sasaran dan akurat.

Apalagi Pemprov Sulsel bersama TNI – POLRI membangun kolaborasi melalui gerakan Penanganan Anak Putus Sekolah Berbasis Aksi Kolaborasi (PASTI BERAKSI). Resmi launching. Kamis 28 Juii 2022 kemarin.

“Kolaborasi kami lakukan dari hulu ke hilir secara tuntas melalui pemanfaatan data yang akurat. Kami harapkan mampu mengatasi permasalahan ATS di Sulawesi Selatan,” ucapnya.

Baca Juga :  Gubernur dan IKA Unhas Jalan Santai, Kumpulkan 125 Kg Sampah

Berdasarkan hasil rekonfirmasi data, terdapat 980 anak yang akan kembali bersekolah dari 12 kabupaten dan Kota Bone, Takalar, Makassar,

Gowa, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Luwu, Tana Toraja, Wajo, Sidrap, dan Pangkep.

“Pada tahap pertama ini sebanyak 480 anak yang akan kembali bersekolah dan menerima paket bantuan perlengkapan sekolah dari Forum CSR,” jelasnya.

Lebih lanjut, Darmawan mengatakan data  Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel mencatat ada ratusan ribu Anak Tidak Sekolah (ATS) pada 2020 lalu.

“Data BPS tahun 2020 menunjukkan bahwa jumlah  Anak Tidak Sekolah pada usia 7-18 tahun di Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 163.940 orang,” sebutnya.

Baca Juga :  15 Pelajar dan Guru Dapat Beasiswa dari UPZ BAZNAS Pemprov Sulsel

Adapun bantuan dana CSR datang dari sejumlah perusahaan dan perbankan.  Seperti Bank Sulselbar untuk Pelengkapan Anak Tidak Sekolah bersama Pemprov Sulsel Rp 200 juta.

Bantuan Pemberdayaan UPT UMKM Binaan Dinas Perindustrian Pemprov senilai Rp 635 juta. Yayasan haji kalla, Astra Makassar dan Regional 4 Pelindo.