Dinas PUPR Luwu Benahi Sejumlah Ruas Jalan Alternatif

BERITA.NEWS, Luwu – Pasca dibukanya kembali akses Jembatan Miring sebagai jalur lalu lintas trans Sulawesi yang menghubungkan Kabupaten Luwu dan Kota Palopo, Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) Kabupaten luwu langsung bergerak cepat melakukan assessment dan langkah penanganan sejumlah ruas jalan yang dijadikan jalur alternatif.

Tim dari Dinas PUPR yang dipimpin langsung Plt Kepala Dinas PUPR Luwu Ikhsan Asaad, didampingi Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan (PJJ) Usdin Iskandar, Kabid Jasa Konstruksi (JK) Yusuf Kaya, dan Kabid Preservasi Jalan (PJ) Rahmat, serta beberapa staf perencanaan teknis meninjau sejumlah titik yang mengalami kerusakan jalan di ruas Rante Damai-Lamasi Pantai Kecamatan Walenrang Timur, Rabu (24/11/2021).

Dalam peninjauan, tim menemukan kerusakan Lapisan Permukaan Atas (LPA) jalan yang sudah siap aspal di Desa Tabah.

Baca Juga :  Evaluasi Program, TP PKK Suli Barat Gelar Sejumlah Lomba

Kerusakan jalan yang cukup parah juga terjadi di Desa Seba-Seba. Melihat kondisi tersebut, Plt Kadis PUPR Ikhsan Asaad memerintahkan Kabid Preservasi Jalan untuk menurunkan alat berat melakukan pembenahan.

Menurut Ikhsan, upaya penanganan sementara yang bisa dilakukan adalah mengembalikan kondisi jalan seperti semula dengan meratakan dan memadatkan permukaan yang rusak.

“Setidaknya langkah ini bisa memberi kenyamanan kepada pengendara pengguna jalan sambil kita menunggu proses pelaksanaan pengaspalan tahun depan,” ujar Ikhsan.

Selain melihat kondisi jalan, Kadis PUPR bersama tim juga meninjau lokasi Jembatan Poringan di Dusun Poringan Desa Tabah.

Jembatan berlantai kayu yang dibangun pada tahun 2012 melalui program PNPM Mandiri itu telah ambruk setelah dilalui oleh truk bermuatan berat. Padahal jembatan dengan bentang 13 meter tersebut hanya mampu dilalui kendaraan dengan beban maksimal 3 ton.

Baca Juga :  Bupati Basmin Terima DIPA-TKDD 2022, Luwu Dapat Alokasi Rp1,185 Triliun

Di lokasi, Kadis PUPR menemui warga yang sedang melakukan pembenahan lantai dan rangka jembatan.

Berdasarkan informasi dari Camat Walenrang Timur, Ibrahim, jembatan Poringan ini merupakan akses bagi anak sekolah yang menuntut ilmu di Kota Palopo, termasuk penyeberangan hand tractor bagi petani.

“Biaya yang digunakan ini adalah hasil swadaya masyarakat, Pak Kadis,” kata Ibrahim.

Sambil menunggu bantuan anggaran dari Pemerintah Provinsi, untuk penanganan sementara jembatan Poringan dibangun dengan menggunakan lantai kayu.

Plt Kadis PUPR sendiri ikut memberi konstribusi berupa papan untuk lantai jembatan sebanyak 3 kubik.

  • Muh Asri