Antisipasi Gelombang Tinggi, Dishub Sulsel Imbau Nelayan Tidak Melaut

Kadishub Sulsel Muhammad Arafah. (Dok)

BERITA.NEWS, Makassar – Pemprov Sulsel dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub) mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pelayaran, khususnya nelayan selama cuaca ekstrem.

Kepala Dishub Sulsel Muhammad Arafah mengatakan imbauan itu menyikapi surat edaran dari Kementrian Perhubungan Republik Indonesia melalui Direktorat Jendral Perhubungan Laut terkait peringatan dini gelombang tinggi.

Secara khusus, Muhammad Arafah meminta kepada seluruh nelayan dan pengusaha pelayaran di Sulsel untuk tidak melakukan aktivitas pelayaran selama cuaca ekstrem terjadi.

Baca Juga :  Pelarangan Mudik Serentak Tanggal 6-17 Mei, Wilayah Mamminasata Diperketat

“Kepada nelayan dan pengusaha pelayaran diminta untuk tidak berlayar pada cuaca yang ekstrem. Ditakutkan akan terjadi gelombang tinggi yang bisa mengakibatkan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” ucapnya, Jumat (2/4/2021).

Muhammad Arafah menambahkan hasil pemantauan BMKG yang berlaku dari tanggal 1 April hingga 3 April akan berpeluang terjadi gelombang sedang maupun tinggi di beberapa perairan.

“Gelombang tinggi hingga 2,5 meter diperkirakan terjadi di perairan Parepare, perairan Spermode Pangkep, serta Teluk Bone. Kemudian gelombang tinggi hingga 3 meter diperkirakan terjadi di Selat Makassar bagian selatan, perairan Bonerate, Kalaotoa, perairan Spermonde Makassar, perairan Sabalana dan perairan Kepulauan Selayar,” terangnya.

  • Andi Khaerul