Soal Aksi Tolak Jokowi, Kapolrestabes Makassar : Jika Tetap Terjadi Kerumunan, Pasti Akan di Bubarkan Paksa

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu urip Laksana saat jumpa pers di Polrestabes Makassar.

MAKASSAR – Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana menanggapi soal info rencana aksi penolakan kedatangan Persiden Republik Indonesia, Jokowi di Kota Makassar, Kamis, 18 Maret 2021.

Mantan Direktorat Polda Sulawesi Selatan ini mengatakan bahwa sejak memasuki masa pandemi Pihak Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Khususnya Kota Makassar tidak pernah mengeluarkan izin keramain dalam bentuk apa pun.

“Jika memang, besok tetap ada yang ingin melakukan aksi unjuk rasa dan menimbulkan keramaian, tentunya pasti akan kami bubarkan paksa, karena bagi kami hukum tertinggi adalah keselamatan masyarakat,” ungkap Komisaris Besar Polisi Ini.

Selain itu, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana mengungkapkan, bahwa hingga saat ini pihaknya akan terus berupaya untuk mencengah terjadinya kerumunan.

Apa lagi, menurut Witnu, saat kunjungan orang nomor 1 di Republik Indonesia ke Kota Daeng tidak boleh ada kerumunan dalam bentuk apa pun.

“Besok kunjungan Pak Jokowi Ke Makassar hanya sebentar, karena hanya ingin meresmikan jalan layang yang berada di jalan Pettarani, Tentunya hal itu tidak lain demi memastikan pembangunan insfratuktur yang ada di Kota Makassar. Agar bisa segera dinikmati Masyarakat Kota Makassar,”cetusnya.

Kombes Pol Witnu Urip Laksana juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan sengan sengan mengambil suatu tindakan tegas demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

“Demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif, tentunya dalam hal ini Polrestabes Makassar tidak akan sengan-sengan memberikan tindakan tegas, karena hal itu tentunya demi Keamanan Kota Makassar,” pungkasnya.