Tukang Becak, Nelayan, hingga Sopir Angkutan di Barru Dapat BPJS Ketenagakerjaan

BERITA.NEWS, Barru – Pemda Barru dan Baznas Barru melakukan sosialisasi dan pendistribusian kartu BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Barru. Acara dibuka oleh Plt Bupati Barru Nasruddin Abdul Muttalib di Menara Lantai VI Kantor Bupati Barru, Selasa (3/11/2020).

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Barru menyampaikan terima kasih kepada Baznas Barru dan BPJS Ketenagakerjaan. Acara ini adalah kerjasama untuk memberikan perlindungan ketenagakerjaan dan perlindungan sosial,” kata Nasruddin di hadapan pimpinan Baznas Barru, Sekda Barru, jajaran pejabat Pemda dan BPJS Ketenagakerjaan serta para penerima kartu BPJS Ketenagakerjaan.

Sejak beberapa tahun terakhir, Pemda Barru memang menganggarkan bagi ribuan non ASN untuk dibayarkan premi BPJS Ketenagakerjaannya.

Tiga bulan lalu, juga dibuat komitmen perjanjian kerjasama yang ditandatangani oleh Suardi Saleh yang berhasil mengajak beberapa instansi seperti Kejaksaan Negeri, Kemenag, Baznas, perbankan, maupun pihak swasta lainnya untuk melindungi tenaga kerja yang ada, termasuk tenaga kerja yang bukan penerima upah.

Baca Juga :  Sekda Barru Ajak Masyarakat Menanam Porang, Ini Alasannya

Hasilnya, hari ini, kembali ada tambahan sekira 858 orang pekerja formal mendapatkan kartu BPJS Ketenagakerjaan. Mereka terdiri dari pengurus dan tenaga administrasi Baznas, relawan Baznas, penyuluh agama non ASN Kemenag, guru non ASN Madrasah Diniyah Awaliyah bahkan non ASN Kejari Barru, serta para imam masjid.

Selain pekerja formal, juga diberikan perlindungan kepada pekerja informal rentan yang tidak memiliki kemampuan untuk membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan. Berdasarkan data tahap ini, sebanyak 500 orang terdiri dari tukang ojek, tukang becak, bentor, nelayan, penjual ikan, maupun sopir angkutan masuk dalam perlindungan BPJS Ketenagakerjaan di Barru.

“Tujuan utama tentunya adalah memberikan perlindungan sosial, risiko seperti sakit, PHK, pensiun bahkan kematian bisa menjadi lebih ringan bila menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Nasruddin.

Baca Juga :  Pasca Unjuk Rasa, Kantor KPUD Barru Dijaga

Sementara itu, pimpinan BPJS Ketenagakerjaan Pangkep-Barru, Aminah Arsyad menyampaikan bahwa, khusus untuk ini, seluruh pembayaran iuran untuk perlindungan JKK dan JKM dibayarkan oleh Baznas Barru. Meskipun data bersumber dari masing-masing stakeholder yang ada dalam perjanjian kerjasama.

“Manfaat program BPJS Ketenagakerjaan sejalan dengan visi dan misi Baznas Barru, agar tidak tercipta kemiskinan baru dan untuk terciptanya keadilan sosial bagi warga. Kerja sama ini merupakan inisiatif dan inovasi Pemda Barru,” jelasnya.

  • MAULANA KARIM