Wagub Sulsel Minta Ada Buku Panduan Jamaah Umroh di Masa Pandemi Covid-19

Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman saat pertemuan persiapan umroh.

BERITA.NEWS, Makassar – Wakil Gubernur (Wagub) Andi Sudirman Sulaiman minta ada buku panduan khusus calon jamaah umroh asal Sulawesi Selatan (Sulsel) yang akan berangkat di masa pandemi Covid-19 atau Corona Virus.

Hal itu ditegaskan Andi Sudirman saat melakukan pertemuan bahas persiapan pelaksanaan ibadah umroh di masa pandemi Covid-19 di Baruga Lounge Kantor Gubernur, Senin (2/11/2020).

Hadir Kepala Kanwil Kemenag Sulsel dan beberapa travel haji dan umroh.

“Kita harus membuat panduan integrated protokol kesehatan. Dimana tes (covid) dan jalur-jalurya. Harus ada kita buat buku panduan untuk pemberangkatan umroh. Jadi kita mau itu. Tadi Kemenag sudah kita minta buat itu. Semua protokol kesehatan. Masukan dari KKP bandara,” ucapnya.

Baca Juga :  PSN Bendungan Karalloe Tahap II Capai 80 Persen, Dianggarkan Rp 689 Miliar

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Khaeroni mengatakan kesiapan untuk membuat panduan khusus keberangkatan jamaah umroh di masa pandemi Covid-19 saat ini.

“Sudah kami persiapkan semua dan kami koordinasikan semua hanya berkaitan dengan hal-hal yang sangat spesifik saya kira itu perlu pengaturan secara khusus,” ujarnya.

Menurutnya akan ada klasifikasi khusus bagi jamaah yang akan diberangkatkan. Termasuk mengecek penyakit penyerta yang bisa berdampak besar bagi penularan Covid-19.

Baca Juga :  Tinjau Proyek Bendungan Karalloe, Wagub Sulsel: Tahun Depan Selesai

“Misalnya penyakit penyerta tidak boleh melaksanakan ibadah umroh yang kadar berat gula maksimal. Penyakit penyerta yang paling berdampak serius terhadap Covid-19 saya kira itu diutamakan,” pungkasnya.

  • ANDI KHAERUL