Jelang Pengundian Nomor Urut Paslon, Kapolres Barru : Harus Rapid Test, Baru Masuk

BARRU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Barru telah menetapkan tiga Pasangan Calon (Paslon) sebagai peserta Pilkada Barru. Nomer urutnya pun sudah diundi.

Pengundian nomer urut Paslon ini berlangsung di aula kampus STIA AL-Gazali Barru, Kamis (24/9/2020).

Paslon Mudassir Gani-Aksah Kasim mencabut undian nomer urut 1. Sedangkan, untuk petahana Suardi Saleh-Aska Mappe di nomer urut 2. Semantang penantang lama, Malkan Amin-Salahuddin Rum memperoleh nomer urut 3.

Ketua KPU Barru, Syarifuddin Ukkas mengatakan, para Paslon sudah bisa mensosialisasikan nomer urutnya masing-masing kepada masyarakat.

“Silakan disosialisasikan sesuai aturan KPU,” tutur Syarifuddin.

Ketiga Paslon terlihat bahagia dengan perolehan nomer urut masing-masing. Mereka pun optimis bisa jadi pemenang di Pilkada Barru 2020.

Sementara itu, Kapolres Barru AKBP Welly Abdillah yang ditemui di lokasi tersebut mengatakan bahwa dalam rangka pengamanan penetapan nomor urut peserta Pilkada 2020, Polres Barru berjalan dengan aman dan terkendali.

“Untuk pengamanan Personil dari Polres Barru yang diturunkan hari ini sekitar 178 personil dan Alhamdulillah, semua berjalan aman dan tertib,” Terang AKBP Welly Abdillah

Selain itu, ada pemandangan yang cukup berbeda menjelang penetapan nomor urut paslon di Pilkada 2020 di Kabupaten Barru, yaitu seluruh peserta dengan timnya ingin masuk kedalam Aula, harus di Rapid Test.

“Jadi semalam saya sudah kordinasi dengan Ketua KPU dengan Tim Gugus demi mencengah terjadinya claster baru di Pilkada 2020, khususnya di Kabupaten Barru. Jadi semuanya harus di rapid test sebelum memasuki Aula Al Gasali,” ungkap Welly Abdillah

Kemudian untuk pengamanan dari Pihak TNI-AD Dandim 1405 Mallusetasi, Letkol Arianto Wibowo yang kala itu berdampingan Kapolres Barru mengatakan bahwa untuk personil dari Kodim 1405/ Mallusetasi yang diturunkan sekitar 75 personil.

“Dalam rangka pengamanan penetapan nomor peserta Pilkada 2020 sekitar 75 personil dari Kodim,” kata Letnan Kolonel, Arianto Wibowo

 

loading...