BERITA.NEWS, Makassar – Wakil Gubernur (Wagub) Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengukuhkan pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) Indonesia tanggal 17 Agustus 2020 di Baruga Lounge Kantor Gubernur, Kamis (13/8/2020).
Diketahui, anggota paskibraka tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang biasa jumlahnya 73 orang. Kali ini hanya ada 6 orang pasukan yang bertugas, mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19 atau Corona Virus.
Ke-6 pasukan tersebut, tetap diambil dari putri-putri pilihan kabupaten dan kota se-Sulsel. Mereka akan dibagi dalam dua kelompok, 3 orang saat pengibaran bendera pusaka dan 3 orang lainnya bertugas penurunan bendera.
Wakil Gubernur (Wagub) Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan jadi anggota pasukan paskibraka harus disyukuri dan dibanggakan. Apalagi, katanya, banyak pengajaran dan pengalaman yang bisa diperoleh.
“Ini suatu kebanggaan bagi ade-ade, apalagi pelatihan disiplin ini sangat bermanfaat bagi ade-ade. Saya juga pernah berada di posisi seperti ini dan sangat bermanfaat apalagi melatih disiplin kita,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Sulsel Andi Arwien Asiz mengatakan, 6 orang paskibraka tersebut merupakan hasil seleksi dari 73 orang pasukan yang sudah ditetapkan sebelumnya.
“Surat dari setneg mengamanatkan agar pelaksanaan upacara pengibaran maupun penurunan bendera di istana dengan model minimalis melibatkan 6 pasukan, gubernur merespon supaya ikuti apa yang jadi amanat dari surat Setneg tersebut,” ucapnya.
Diketahui, 6 orang pasukan pengibar dan penurunan bendera pusaka tersebut, siswa-siswi SMA/SMK Sederajat diambil dari Makassar 2 orang, Takalar 1 orang, Wajo 1 orang dan Wajo 1 orang.
. ANDI KHAERUL
Comment