Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Internasional

Serangan Jihadis Tewaskan 23 Tentara di Nigeria, 2 Terluka

badge-check

					ilustrasi: net Perbesar

ilustrasi: net

BERITA.NEWS, Jakarta – Para pejuang Jihadis melakukan serangan yang menewaskan 23 tentara Nigeria. Dua tentara terluka dan beberapa lainnya dinyatakan hilang.

Dilansir AFP, Kamis (9/7/2020) pasukan tentara Nigeria tersebut diserang pada hari Selasa oleh para jihadis. Pasukan diserang sekitar 40 kilometer atau 25 mil di luar ibu kota regional Maiduguri.

“Kemarin konvoi militer disergap oleh teroris di Bulabulin (desa) di sepanjang Jalan Maiduguri-Damboa,” kata sumber pertama, mengutip Detikcom.

“Dua puluh tiga tentara terbunuh, dua terluka dan jumlah yang tidak bisa dikonfirmasi hilang dalam aksi,” sambungnya.

Sumber kedua mengatakan, pasukan tentara diserang saat sedang dalam perjalanan kembali ke Maiduguri. Pasukan disebut, baru selesai menjalankan operasi patroli dan pembersihan terhadap teroris.

“Pasukan kembali dari operasi patroli dan pembersihan terhadap teroris ketika mereka diserang,” kata sumber itu.

Pasukan tentara Nigeria, kemudian berhasil mengusir serangan setelah mendapatkan bantuan. Sedangkan pencarian tentara yang hilang, saat ini sedang berlangsung.

“Pasukan mampu mengusir serangan dengan bala bantuan tetapi mereka menderita korban. Setidaknya 23 tentara tewas,” pungkasnya.

Militer Nigeria mengkonfirmasi serangan itu, tetapi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa hanya dua tentara tewas dan empat lainnya luka-luka.

Dikatakan 17 gerilyawan tewas dalam pertempuran berikutnya. Tentara Nigeria telah berulang kali mengklaim bahwa pemberontakan sebagian besar telah dikalahkan dan seringkali menanggung kerugiannya.

Comments

Baca Lainnya

Erdogan Menang Pilpres, Pimpin Turki Hingga 2028

29 Mei 2023 - 10:12 WITA

Indonesia Bekuk Thailand 5 – 2 di Final, Raih Emas Setelah 32 Tahun

16 Mei 2023 - 23:30 WITA

Andalan Pakai Baju Adat Jadi Pembicara di Forum UNESCO

22 Februari 2023 - 14:44 WITA

Gubernur Andalan Hadiri Undangan Jamuan Makan Malam di Istana Presiden Singapura

2 Agustus 2022 - 13:21 WITA

Andalan dan Menteri Singapura Desmond Lee Bahas Potensi Kerjasama

1 Agustus 2022 - 15:48 WITA

Trending di Internasional