Cegah Longsor Susulan di Palopo, Alat Berat Diterjunkan untuk Bersihkan Material

Foto: Alat berat diterjunkan ke lokasi longsor di Palopo, Sulsel. (Istimewa)

BERITA.NEWS, Palopo – Sejumlah alat berat diterjunkan ke lokasi untuk membersihkan material longsor jalan poros Palopo ke Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel), tepatnya di kilometer 21. Langkah itu dilakukan agar mencegah air bah dan longsor susulan jika hujan kembali mengguyur.

“Untuk alat berat sudah mulai membersihkan jalan di kilometer 21. Mudah-mudahan sore ini sudah bisa dibuka jalannya,” ujar Kapolres Palopo AKBP Alfian Nurnas, Sabtu (27/6/2020), mengutip Detikcom.

Jalan poros Palopo-Toraja di kilometer 21 terputus akibat terkena material longsor di kilometer 24 yang posisinya tepat berada di atasnya. Material tanah di kilometer 21 itu harus dibersihkan karena dikhawatirkan akan kembali longsor dan mengenai jalan di bawahnya, yakni jalan kilometer 16.

“Ini dibersihkan agar material longsor itu berangsur-angsur turun ke bawah sebagian gitu loh. Jadi air kan ketahan nih (di kilometer 21), numpuk nih, jangan sampai nanti kalau ada hujan, jadi kayak turunnya ke bawah kayak banjir bandang, bahaya lagi nanti jalan yang di bawahnya itu yang kilometer 16,” terang Alfian.

Selain itu, lanjut Alfian, material longsor di kilometer 21 itu dibersihkan juga agar para warga di antara kilometer 24 dan 21 bisa mudah dievakuasi. Termasuk agar 30 unit mobil yang sebelumnya terjebak di antara dua titik kilometer tersebut bisa dievakuasi.

“Salah satunya untuk evakuasi mobil yang dari kemarin terjebak. Kemudian untuk mengevakuasi masyarakat supaya lebih mudah,” ucap Alfian.

Dia menambahkan, proses membuka jalan di kilometer 21 ditargetkan selesai hari ini. Sementara untuk di kilometer 24, untuk saat ini tidak bisa dipulihkan.

“Lagi dibersihkan pakai alat berat, mudah-mudahan sore ini ini bisa dibukalah, bisa dilalui, karena khusus untuk di kilometer 24 itu sudah tidak bisa itu, makanya akses ke Toraja itu tetap terputus meski di kilometer 21 sudah dipulihkan,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, longsor terjadi di Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, sekitar pukul 16. 00 Wita, pada Jumat (26/6). Selain memutus jalan di kilometer 24 dan 21, longsor juga ikut menyeret hingga 8 unit rumah warga.

“Doakan saja buka jalurnya di kilometer 21 bisa cepat selesai, mumpung hari ini juga tidak hujan, karena kalau hujan ngeri juga, ada air bah,” pungkas Alfian.

Comment