Kegiatan simulasi yang dilakukan di gedung Rusunawa Bantaeng.

BERITA.NEWS, Bantaeng – Gedung Rusunawa yang terletak di Kampung Sarroanging, Desa Bonto Jai, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng tiba-tiba mengalami kebakaran.

Kepulang asap dan sesekali menyemburkan api dari dalam gedung. Kebakaran pertama kali dilihat oleh warga yang baru saja mau memulai aktivitas paginya, Kamis (27/2/2020), sekira pukul 09.00 WITA.

Kabakaran semula kecil, tapi karena angin kencang akhirnya merambat kemana-mana dan kobaran api menjadi besar.

Tim Pemadam Kebakaran datang ke lokasi setelah dihubungi oleh seorang warga yang merupakan anggota radio komunikasi.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran akhirnya tiba di lokasi yang sebelumnya telah menghubungi TRC, Tim Reaksi Cepat.

Berkat kesigapan dari tim gabungan akhirnya api yang berkobar di lantai dua dan empat gedung Rusunawa bisa dipadamkan.

Selanjutnya tim gabungan melakukan evakuasi terhadap para korban serta melakukan pendataan. Dari data, diketahui bahwa adasekitar 100 kepala keluarga yang mengalami dampak dari kebakaran tersebut.

Dari hasil data yang dikumpulkan, ada 200 orang warga yang terkena dampak dari kebakaran tersebut yang dimana terbagi dalam 80 orang pria dewasa, 106 orang wanita dewasa, 10 orang lanjut usia dan anak-anak 4 orang.

Dari sejumlah korban yang terkena dampak dari kebakaran tersebut, terdapat puluhan yang mengalami luka, mulai dari luka ringan sampai berat.

Sebanyak 10 orang yang mengalami luka berat, 14 orang luka sedang dan luka ringan 10 orang. Sedangkan yang dinyatakan meninggal dari pihak DVI kepolisian 6 orang yang masih proses.

Itu bukanlah kebakaran sesungguhnya. Kebakaran di Rusunawa itu hanyalah simulasi antisipasi musibah kebakaran.

Kegiatan simulasi ini dihadiri oleh Kasat Sabhara Polres Bantaeng, AKP.Samsul Bahri, Kapolsek Bissappu, AKP.Baharuddin, PA, Kodim 1410 Bantaeng sebagai Komandan Sst, Letda Inf.Harpil, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bantaeng, Muhtar, penanggung jawab PMI Butta Toa, Andi Burhanuddin.

Kegiatan simulasi ini dilaksanakan atas kerjasama STIKES Panakkukang Makassar bersama Pemkab Bantaeng, Polres dan Dandim 1410 Bantaeng.

Latihan simulasi penanganan bencana kebakaran di Kabupaten Bantaeng ini sudah dilakukan untuk keempat kalinya.

Yang pertama dilakukan di tahun 2015 yakni penanggulangan bencana kebakaran Rusunawa, 2016 simulasi penanggula bencana kapal tenggelam, 2019 simulasi penanggulangan bencana kapal terbakar, dan di tahun 2020 ini simulasi penanggulangan bencana kebakaran gedung Rusunawa.

Kegiatan latihan simulasi ini dilaksanakan bertujuan peningkatan kapasitas kegawatdaruratan.

. Saharuddin

loading...
loading...