Bali United Bakal Juara Liga 1 Jika Berhasil Tuntaskan Misi Ini

BERITA.NEWS, Jakarta – Bali United menyisakan enam pertandingan di kompetisi Liga 1 2019. Empat diantaranya bermain kandang.

Empat laga kandang tersebut melawan Persib Bandung, Persipura Jayapura, PS Tira Kabo dan Madura United.

Sementara dua laga tandang, Sridadu Tridatu akan menantang Semen Padang dan Arema FC. Peluang Bali United pun sangat terbuka lebar untuk merengkuh gelar juara Liga 1 musim ini.

Apalagi Bali United unggul 12 poin dari Borneo FC dan 13 poin dari Persipura Jayapura sebagai pesaing terdekatnya.

Ini cara Bali United untuk menjadi Juara Liga 1 2019:

Hanya Butuh 3 Kemenangan


Dari enam laga itu, anak asuh Stefano Cugurra (Teco) hanya perlu meraih tiga kali kemenangan. Jika mampu meraih kemenangan tiga kali, maka Bali United akan mengumpulkan 66 poin.

Dengan poin itu secara otomatis Bali United sulit dikejar oleh Borneo FC maupun Persipura Jayapura yang kini berada di posisi kedua dan tiga klasemen. Meskipun kedua tim itu akan menyapa bersih 6 laga tersisa mereka.

Baca Juga :  Debut Sergio Ramos untuk PSG Harus Kembali Ditunda

7 Poin Bali United Bisa Juara Liga 1


Opsi lain bagi Bali United untuk menjadi juara Liga 1 adalah meraih 7 poin dari enam pertandingan tersisa mereka. Artinya Fadil Sausu dan kawan- kawan perlu menang dua kali dan satu kali imbang. Dengan 64 poin BU FC pun sudah bisa menjuarai kompetisi sepakbola tertinggi di Indonesia itu.

Meskipun dua pesaingnya Borneo FC dan Persipura Jayapura bisa meraih enam kali kemenangan berturut-turut. Jika keduanya berhasil menyapu bersih kemenangan itu, maka akan finis dengan 63 poin.

Stefano Cugurra Teco Takut Wasit Main Mata Gagalkan Bali Juara


Pelatih Bali United, Teco menaruh rasa curiga terhadap kepemimpinan wasit pada putaran kedua Liga 1 2019. Arsitek asal Brazil menilai kepemimpinan wasit pada putaran banyak merugikan timnya.

Baca Juga :  Newcastle Pastikan Tidak Pecat Steve Bruce Jelang Laga Lawan Spurs

Salah satu contoh menurut Teco, saat Bali United main imbang 2-2 dengan Persipura Jayapura. Gol balasan dari Tim Mutiara Hitam berbuah offside. Tak sampai disitu Teco menilai wasit tidak fair saat berhadapan dengan PSM Makassar, pada saat itu, Leo Tupamahu dijatuhkan di kotak pinalti. Namun wasit tidak menghiraukan pelanggaran itu.

“Kami harusnya dapat penalti saat lawan PSM Makassar. Harusnya kami tidak kalah disana,” ungkap Stefano Cugurra.

Teco pun meminta kepada jajaran manajemen Bali United untuk memperhatikan kepemimpinan wasit Liga 1 musim ini.

Muhammad Srahlin