Gara-gara Audit BPK dan BPKP, Pembangunan Masjid 99 Kuba Tahun ini Mandek

BERITA.NEWS, Makassar – Pengerjaan konstruksi Masjid 99 Kuba untuk tahun 2019 mandek, alasannya harus tunggu hasil rekomendasi audit pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK dan BPKP, berdasarkan instruksi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Senin (6/5/2019).

Imbasnya, pengejaran yang dikabarkan sudah mencapai 70 persen tersebut, harus terhenti. Padahal, seharusnya untuk tahun 2019 ini Masjid yang akan menjadi ikon baru Sulsel itu, ditargetkan sudah selesai tahap konstruksi.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Cipta Karya, dan Tata Ruang Pemprov Sulsel Andi Darmawan Bintang mengatakan audit tersebut, merupakan perintah Gubernur, dimaksudkan untuk mengetahui transisi pemerintahan mantan Gubernur Syahrul Yasin Limpo.

Baca Juga :  Banyak Perkara Dimenangkan Yandi Pratama, Ini Langkah Hukum Dijalankannya

“(Selama 2019) belum ada pengerjaan untuk Masjid,” ucap Darmawan kepada BERITA.NEWS saat dikonfirmasi via telepon.

Menurutnya, untuk tahun ini pihaknya masih menunggu. Tidak boleh ada pengerjaan fisik yang berjalan, meskipun tetap ada semacam pembiayaan tetap jalan selama masa audit.

Proses konstruksi akan dilaksanakan setelah ada rekomendasi Gubernur berdasarkan hasil audit.
“Kan memang setiap tahun di audit, melalui putusan BPKP dan BPK, bahkan Inspektorat. Ini pak gubernur perintahkan dalam rangka transisi dari pemerintahan pak Syahrul ke beliau,” sebutnya.

Baca Juga :  Banyak Perkara Dimenangkan Yandi Pratama, Ini Langkah Hukum Dijalankannya

“(Proses Audit) Terkahir masuk kalau tidak salah bulan Februari,  sekarang kita sisa menunggu hasil auditnya,” pungkas mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Sulsel tersebut.

KH