Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Perseroda Minta Pendampingan KPK, Selesaikan Sengketa Aset

badge-check

					Perseroda Minta Pendampingan KPK, Selesaikan Sengketa Aset Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar– PT PT. Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) Pemprov Sulsel meminta pendampingan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut selesaikan sengketa aset daerah.

Direktur Operasional Rendra Darwis mengatakan pertemuan dengan KPK bagian dari upaya koordinasi dan meminta saran soal aset daerah yang telah terpisah dengan PT Perseroda.

“Jadi kami koordinasikan aset yang di pisahkan ke Perseroda yang masih di kuasai pihak ketiga pertemuan tadi sifatnya masih semacam konsultasi,

Kami meminta pendampingan dan support teman-teman KPK dan Inspektorat untuk membantu

selesaikan aset dalam kuasa pihak ketiga,” ucapnya di kantor Inspektorat Sulsel. Senin (15/8/2022).

Rendra mengatakan ada sejumlah aset daerah saat ini tengah bersengketa atau dalam kuasa pihak ketiga. Mestinya sudah bisa menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke Pemerintah.

Baca Juga :  Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

“Ada latanete plaz, Gedung Juang 45, ada e
Eks Rumah Dinas di Paotere, ada pabrik genteng lepping, tangki minyak di Pelindo area pelabuhan,” bebernya.

“Kami konsultasikan ke inspektorat dan KPK untuk pendampingan. Agar aset yang pengelolaannya di serahkan ke Perseroda semuanya bisa berkontribusi ke pemerintah daerah,” jelas Rendra.

Lebih lanjut, ia menekankan saat ini PT Perseroda tengah fokus untuk selesaikan masalah penertiban 75 ruko di Latanete Plaz, punya potensi besar hasilkan PAD.

“Latanete Plaz jadi prioritas kami selain ada 75 unit ruko masih bermasalah dan ada beberapa unit lainnya bermasalah sama persis tapi sudah selesai.

Jadi mudah2an yang 75 ini mengikuti yang sebelumnya bisa selesai. Sehingga PT SCI bisa maksimalkan pendapatan ke Pemda,” ujarnya.

Sebelumnya, Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani mengatakan kehadiran Tim Koordinasi dan Supervisi KPK bagian dari upaya membantu Pemda selesaikan soal sengketa aset bermasalah.

“Bahas mengenai aset yang ditengarai perlu penajaman termasuk yang di kuasai orang banyak aset Pemprov dikuasai orang,” pungkasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

18 April 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

Trending di Pemprov Sulsel