Parah! Lumpur Penuhi Drainase di Depan RSUD Sinjai, Warga: Jangan Tunggu Banjir Dulu

Lumpur

Kondisi Drainase di Depan RSUD Sinjai Dipenuhi Lumpur. (Foto: Berita.News/ Thatang)

BERITA.NEWS, Sinjai – Kondisi saluran drainase di depan menjadi sorotan warga. Lumpur sedimen tampak memenuhi saluran air tersebut, bahkan pada titik tertentu terlihat hampir menutup aliran drainase.

Selain dipenuhi endapan lumpur, saluran itu juga kerap mengeluarkan bau tak sedap, terutama saat cuaca panas.

Kondisi ini dinilai mengganggu kenyamanan warga maupun pengunjung rumah sakit.

Seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi tersebut.

“Sudah lama itu penuh lumpur. Kalau lewat di sini kadang tercium bau tidak enak. Apalagi ini di depan rumah sakit, harusnya lebih diperhatikan,” ujarnya, Senin malam (17/2/2026).

Menurutnya, jika tidak segera dilakukan pengerukan, dikhawatirkan drainase akan tersumbat total saat hujan deras mengguyur Kota Sinjai.

“Kalau hujan deras turun, takutnya air meluap ke jalan. Jangan sampai tunggu banjir dulu baru dibersihkan,” tambahnya.

Baca Juga :  Mengetuk Pintu Harapan, Polres Sinjai Hadir di Rumah Warga Kurang Mampu

Keluhan serupa juga disampaikan pengendara yang kerap melintas di kawasan tersebut.

Ia menilai kondisi drainase yang dipenuhi sedimen menunjukkan kurangnya perawatan rutin.

“Seharusnya ada jadwal pembersihan berkala. Ini kan lokasi vital, depan RSUD. Jangan sampai mencoreng wajah kota,” katanya.

Warga berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera turun tangan melakukan pengerukan dan normalisasi saluran sebelum musim hujan kembali intens melanda wilayah Kota Sinjai.

Selain untuk mencegah potensi genangan dan banjir, langkah cepat juga dinilai penting demi menjaga kebersihan lingkungan, terlebih lokasi tersebut berada di area pelayanan kesehatan yang seharusnya steril dan nyaman bagi masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai rencana penanganan drainase tersebut.

Comment