BERITA.NEWS, Bulukumba — Suasana berbeda tampak di SDN 172 Borong Kalukue, Kecamatan Ujung Bulu, Kamis (12/2/2026).
Kehadiran personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bulukumba sontak menarik perhatian para siswa.
Bukan untuk razia, melainkan membawa misi penting yang menyasar generasi muda sejak usia dini.
Dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Bulukumba, Ipda Anwar, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Pallawa 2026 yang tengah digelar di wilayah Kabupaten Bulukumba.
Dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) itu, para siswa diberikan pemahaman mendasar tentang pentingnya tertib berlalu lintas.
Mulai dari pengenalan rambu-rambu lalu lintas, tata cara menyeberang jalan yang aman, hingga pentingnya menggunakan helm standar bagi pengendara sepeda motor.
Tak hanya itu, siswa juga diajak untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan keluarga maupun sekitar tempat tinggal mereka.
Ipda Anwar menegaskan bahwa pendidikan tertib lalu lintas tidak bisa hanya diberikan kepada orang dewasa, tetapi harus dimulai sejak usia dini.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa dapat memahami pentingnya keselamatan di jalan raya, serta menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga dan sekitarnya dalam mewujudkan Kamseltibcarlantas,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh semangat. Para siswa tampak antusias menjawab pertanyaan dari personel Satlantas serta mengikuti simulasi sederhana yang diberikan.
Suasana edukatif pun terasa menyenangkan tanpa mengurangi pesan penting yang disampaikan.
Menurut Ipda Anwar, pembentukan karakter disiplin berlalu lintas sejak dini merupakan investasi jangka panjang untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di masa mendatang.
“Kami berharap dengan sosialisasi ini, kesadaran tertib berlalu lintas dapat tumbuh sejak dini demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Bulukumba,” pungkasnya.
Dengan pendekatan humanis dan edukatif ini, Operasi Keselamatan Pallawa 2026 tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat, dimulai dari bangku sekolah dasar.


Comment