Di Tengah Tantangan Ekonomi, Bulukumba Justru Berhasil Tekan Kemiskinan hingga 6,06 Persen

warga miskin

Potret Masyarakat Kurang Mampu di Indonesia. (Foto: Ilustrasi/ Pixabay)

BERITA.NEWS, Bulukumba — Kabar menggembirakan datang dari Kabupaten Bulukumba. Angka kemiskinan daerah ini terus menunjukkan tren penurunan yang konsisten dan pada tahun 2025 mencatatkan capaian terendah dalam satu dekade terakhir.

Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bulukumba, persentase penduduk miskin pada Maret 2025 tercatat sebesar 6,06 persen, atau setara dengan 25,88 ribu jiwa.

Angka ini menjadi yang terendah selama 10 tahun terakhir dan menandai kemajuan signifikan dalam upaya pengentasan kemiskinan di daerah berjuluk Butta Panrita Lopi tersebut.

Capaian ini dinilai sebagai bukti keberhasilan berbagai program pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Bulukumba secara berkelanjutan.

Kabid Humas Diskominfo Kabupaten Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad, Senin (9/2/2026), menjelaskan bahwa jika ditarik ke belakang, tren penurunan angka kemiskinan terlihat sangat jelas.

“Pada Maret 2021, angka kemiskinan Bulukumba masih berada di kisaran 7,43 persen, kemudian turun menjadi 7,39 persen pada 2022, 7,22 persen pada 2023, 6,71 persen pada 2024, dan akhirnya mencapai 6,06 persen pada 2025,” ungkapnya.

Tak hanya membaik secara internal, posisi Bulukumba juga semakin kompetitif di tingkat regional.

Pada tahun 2025, Bulukumba menempati peringkat keenam daerah dengan persentase penduduk miskin terendah di Sulawesi Selatan, serta berada di bawah rata-rata provinsi yang tercatat sebesar 7,60 persen.

Baca Juga :  Sudah Beroperasi Sejak Januari, SPPG Polres Bulukumba Akhirnya Diresmikan Presiden

“Angka kemiskinan Bulukumba juga menjadi yang terendah di wilayah selatan Sulawesi Selatan,” tegas Andi Ayatullah.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kualitas kemiskinan di Bulukumba juga mengalami perbaikan signifikan.

Hal ini terlihat dari Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) yang turun menjadi 0,70, serta Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) yang menurun menjadi 0,12 pada Maret 2025.

Penurunan kedua indeks tersebut menunjukkan bahwa kesenjangan pengeluaran penduduk miskin semakin mengecil dan kondisi kemiskinan tidak semakin parah.

Capaian positif ini menjadi indikator bahwa berbagai program Pemerintah Kabupaten Bulukumba di bawah kepemimpinan Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf dan Wakil Bupati Andi Edy Manaf berjalan pada jalur yang tepat.

Program tersebut meliputi penguatan sektor pertanian dan perikanan, dukungan terhadap UMKM, peningkatan layanan dasar, serta perlindungan sosial yang lebih tepat sasaran.

Pemerintah Kabupaten Bulukumba pun berkomitmen untuk terus menjaga tren positif ini melalui kebijakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, agar pertumbuhan ekonomi benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat dan angka kemiskinan dapat terus ditekan di masa mendatang.


DATA KEMISKINAN KABUPATEN BULUKUMBA 10 TAHUN TERAKHIR

  1. 2016 : 8,06%
  2. 2017 : 7,97%
  3. 2018 : 7,48%
  4. 2019 : 7,26%
  5. 2020 : 7,10%
  6. 2021 : 7,43%
  7. 2022 : 7,39%
  8. 2023 : 7,22%
  9. 2024 : 6,71%
  10. 2025 : 6,06%

Comment