ABK KM 3 Putri Tiba-Tiba Hilang di Laut Sinjai, Diduga Terjatuh Saat Kapal Melingkar Cari Ikan

nelayan

Pencarian ABK KM 3 Putri di Perairan Pulau Sembilan. (Foto: Ist/ BPBD)

BERITA.NEWS, Sinjai — Misteri hilangnya seorang Anak Buah Kapal (ABK) menggegerkan perairan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Muh Aidil Takbir (20), ABK KM 3 Putri, dilaporkan hilang secara tiba-tiba saat kapal tengah beroperasi mencari ikan, Sabtu (31/1/2026).

Kapal KM 3 Putri yang ditumpangi korban diketahui milik pengusaha Haji Ridwan Arsyad.

Korban diduga terjatuh dari kapal ketika aktivitas melingkar di perairan Limpoge, kawasan Pulau Sembilan.

Kabar hilangnya Muh Aidil pertama kali mencuat setelah seorang kerabat korban bernama Bejox mengumumkan peristiwa tersebut melalui salah satu Grup WhatsApp.

“Info dlu tabe nomornya tim SAR ada orang hilang jatuh dari perahu,” tulis Bejox dalam grup tersebut.

Analis Kebencanaan BPBD Sinjai, Andi Octave, membenarkan laporan orang hilang di laut tersebut. Ia mengatakan pihaknya telah menerima laporan resmi terkait kejadian itu.

“Benar, laporannya sudah kita terima,” ujar Andi Octave saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.

Berdasarkan laporan awal, korban diperkirakan terjatuh dari kapal sekitar pukul 06.30 Wita.

Saat kejadian, kapal tengah beroperasi mencari ikan dengan metode melingkar di perairan Pulau Sembilan.

“Korban ini dicari di atas kapal dan tidak ditemukan,” jelasnya.

Korban diduga jatuh ke laut saat berjalan di pinggir kapal. Menyadari salah satu ABK tidak berada di kapal, kru langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi, namun korban tak kunjung ditemukan.

Upaya pencarian kini terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak.

“Pencarian melibatkan Polair dan keluarga korban,” kata Andi Octave.

BPBD Sinjai juga telah berkoordinasi dengan Tim SAR untuk memperluas pencarian di area perairan tempat korban diduga terjatuh.

Sementara itu, Kepala Satpolair Polres Sinjai, AKP Jamaluddin, mengatakan korban dilaporkan terjatuh pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.00 Wita.

“Sampai saat ini korban belum diketahui keberadaannya. Kami bersama nelayan dan personel Polair masih melakukan pencarian di perairan Pulau Sembilan,” ucap AKP Jamaluddin.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap Muh Aidil Takbir masih terus berlangsung. Aparat gabungan berharap kondisi cuaca dan arus laut mendukung proses pencarian korban.

Comment