Hendak Antar Anak ke Sekolah, Warga Sinjai Jadi Korban Pohon Tumbang

pohon tumbang

BPBD Sinjai Evakuasi Pohon Tumbang di Sawerigading, Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara. (Foto: Ist)

BERITA.NEWS, Sinjai — Bencana alam angin kencang kembali menghantam wilayah Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Kali ini, sebuah pohon besar tumbang dan menimpa pengendara sepeda motor serta sebuah rumah warga, Rabu (21/1/2026).

Peristiwa menegangkan tersebut terjadi di Jalan Sawerigading, Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara, sekitar pukul 06.30 Wita, tepat saat aktivitas warga mulai padat, termasuk anak-anak yang hendak berangkat ke sekolah.

Insiden ini dibenarkan oleh Analis Kebencanaan BPBD Sinjai, Andi Octave, saat ditemui di Posko BPBD Sinjai, Jalan Bhayangkara.

“Benar, kejadiannya tadi pagi sekitar pukul 06.30 Wita,” ujar Andi Octave.

Ia menjelaskan, pohon yang tumbang merupakan jenis trambesi yang sudah berusia tua dan diduga tidak mampu menahan terpaan angin kencang. Pohon tersebut roboh tepat saat dua pengendara sepeda motor melintas.

Kedua korban diketahui bernama Syamsul Alam (48) dan anaknya Imam (9). Saat kejadian, Syamsul sedang mengantar anaknya ke sekolah. Namun nahas, di tengah perjalanan mereka justru tertimpa pohon tumbang.

“Dua orang pengendara sepeda motor yang berboncengan, ayah dan anak, tertimpa pohon saat hendak mengantar anaknya ke sekolah,” jelas Andi Octave.

Akibat kejadian itu, kedua korban mengalami luka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban sudah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sinjai,” tambahnya.

Tak hanya pengendara, sebuah rumah milik warga bernama Kamaru (68) juga terdampak dalam insiden tersebut. Bagian atap rumah mengalami kerusakan ringan akibat tertimpa dahan pohon.

“Rumah warga mengalami rusak ringan di bagian atap,” katanya.

BPBD Sinjai bersama unsur terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan material pohon tumbang agar arus lalu lintas kembali normal.

“Pohon tumbang sudah dievakuasi,” pungkas Andi Octave.

Sementara itu, salah seorang warga setempat, Arrang, meminta agar Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sinjai segera melakukan pemangkasan terhadap pohon-pohon besar yang dinilai sudah lapuk, khususnya pohon trambesi yang banyak tumbuh di sepanjang Jalan Persatuan Raya.

Menurutnya, kondisi tersebut sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan, terlebih saat musim hujan disertai angin kencang.

“Bahaya sekali ini, jangan sampai ada korban selanjutnya,” tegas Arrang.

Warga berharap kejadian serupa tidak terulang dan pemerintah daerah segera melakukan langkah antisipatif demi keselamatan masyarakat.

Comment