Dari Memburu Pelaku Kejahatan ke Dunia Akademik: Kisah AKP Andi Rahmatullah Raih Gelar Doktor

rahmatullah

AKP Andi Rahmatullah Usai Menjalani Sidang Terbuka Promosi Doktor Program Studi Ilmu Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial UNM. (Foto: Ist)

BERITA.NEWS, Makassar — Siapa sangka, di balik padatnya jadwal penanganan perkara kriminal dan dinamika tugas kepolisian yang nyaris tanpa jeda, tersimpan kisah inspiratif seorang perwira polisi yang menaklukkan dunia akademik hingga jenjang tertinggi.

Ia adalah AKP Andi Rahmatullah, mantan Kasat Reskrim Polres Sinjai, yang secara resmi menyandang gelar doktor dari Universitas Negeri Makassar (UNM).

Sebuah pencapaian yang tidak hanya membanggakan institusi, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda aparat penegak hukum.

Gelar doktor tersebut diraih setelah AKP Andi Rahmatullah sukses menjalani sidang terbuka promosi doktor Program Studi Ilmu Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial UNM, pada Selasa (20/1/2026).

Dalam sidang akademik itu, ia tampil percaya diri mempertahankan disertasi berjudul “Internalisasi Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara dalam Mewujudkan Konformitas (Studi Kasus Komunitas Jalanan Kota Makassar)”.

Tak hanya lulus, perwira kelahiran Kabupaten Sinjai, 8 Desember 1980 ini mencatatkan prestasi luar biasa.

Ia menyelesaikan studi doktoralnya hanya dalam waktu dua tahun lima bulan, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,85 dan predikat Magna Cum Laude.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa kedisiplinan yang ditempa di dunia kepolisian mampu berjalan beriringan dengan konsistensi akademik.

Saat ini, AKP Andi Rahmatullah mengemban amanah sebagai Kanit 3 Subdit 1 Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Selatan, posisi strategis dengan tanggung jawab besar.

Di tengah sorotan atas prestasinya, ia tetap tampil rendah hati. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan penuh pimpinan, rekan kerja, serta keluarga besar yang selalu memberikan doa dan semangat.

“Keberhasilan ini adalah hasil dukungan para komandan, rekan, dan keluarga saya. Saya sangat bersyukur,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar gelar, AKP Andi Rahmatullah menegaskan bahwa ilmu yang diperolehnya harus memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Ia berkomitmen menjadikan bekal akademik tersebut sebagai fondasi untuk memperkuat pelayanan kepolisian yang profesional, berintegritas, dan humanis.

“Ilmu yang diperoleh harus kembali ke masyarakat dalam bentuk pelayanan terbaik,” tegasnya.

Kisah AKP Andi Rahmatullah menjadi pengingat bahwa pengabdian pada negara tidak hanya diwujudkan di lapangan, tetapi juga melalui pengembangan ilmu pengetahuan demi masa depan pelayanan publik yang lebih berkualitas.

Comment