BERITA.NEWS, Sinjai — Kepolisian Resor (Polres) Sinjai menggelar Press Release akhir tahun 2025 di Lobby Pratisara Wirya Mapolres Sinjai, Selasa (30/12/2025).
Kegiatan dipimpin oleh Kabag Ops Polres Sinjai AKBP Sunyoto, yang mewakili Kapolres Sinjai, didampingi sejumlah Kasat dan Plt Kasi Humas, IPDA Agus Santoso.
Dalam paparannya, AKBP Sunyoto mengungkapkan deretan kasus yang berhasil ditangani Polres Sinjai sepanjang Januari hingga Desember 2025.
Selama periode tersebut, tercatat 510 laporan polisi masuk, dan 469 kasus di antaranya berhasil diselesaikan.
Tak hanya itu, jumlah tindak pidana tahun 2025 juga mengalami peningkatan 24 kasus dibanding tahun 2024, dari 465 kasus menjadi 510 kasus.
Meski angka kejahatan naik, tingkat penyelesaian perkara juga ikut meningkat menjadi 469 perkara, atau naik 10,4 persen dari tahun sebelumnya.
Menariknya, dua jenis kasus paling mendominasi pada 2025 yaitu penganiayaan biasa dan pencurian biasa.
Kasus penganiayaan tercatat sebanyak 85 laporan dengan 75 kasus terselesaikan, sedangkan pencurian biasa mencapai 105 laporan dengan 115 kasus terselesaikan.
Sementara itu, kasus dengan jumlah terendah adalah fidusia dan penemuan bayi, masing-masing hanya 1 laporan dan seluruhnya telah diselesaikan.
Pada sektor lalu lintas, kasus kecelakaan (laka lantas) tahun 2025 tercatat 145 kasus, naik 14 kasus dibanding tahun 2024.
Dari total 192 korban, 6 orang meninggal dunia, tidak ada korban luka berat, dan 186 orang mengalami luka ringan, dengan kerugian materi mencapai Rp44.100.000.
Di sisi lain, kasus narkoba justru menunjukkan tren penurunan. Pada 2025, tercatat 52 kasus, turun 3 kasus dibanding tahun 2024.
Dari total perkara, 43 di antaranya telah diselesaikan. Jumlah tersangka mencapai 71 orang, terdiri dari 67 laki-laki dan 4 perempuan, dengan rincian 34 pengedar dan 40 pengguna.
Barang bukti yang diamankan antara lain 1.182 butir tramadol/daftar G, 50,13 gram sabu, dan 7,06 gram tembakau sintetis.
Kabag Ops Polres Sinjai menyampaikan pesan kebersamaan kepada awak media. Ia berharap sinergi antara kepolisian dan pers terus terjaga sebagai wujud pengabdian bagi negara dan masyarakat.
“Apa yang kita lakukan hari ini adalah bentuk pengabdian kepada negara dan masyarakat. Mari terus membangun kemitraan dengan semangat kebersamaan,” ujarnya.


Comment