Jelajah Sampah Makassar 2025 di Bontoala Hasilkan 299 Kg Sampah

Jelajah Sampah Makassar 2025 di Kecamatan Bontoala (dok)

BERITA.NEWS,Makassar- Aksi Bersih Hari ke-6 Jelajah Sampah Makassar 2025 di Kecamatan Bontoala menghasilkan ratusan kilogram sampah.

Jelajah Sampah Makassar 2025 di Bontoala ini diikuti masyarakat, komunitas dan perangkat pemerintah kota makassar, seperti Camat, Lurah, RT dan RW turun melakukan aksi bersih.

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar Ferdy Muchtar mengajak semua pihak turut serta menyukseskan kampanye tersebut.

“Gerakan ini merupakan bagian dari arah menuju Makassar Bebas Sampah 2029,” ucapnya.

Camat Bontoala turut memberikan sambutan yang menekankan urgensi pemilahan sampah dari rumah tangga.

Aksi Bersih menjadi sorotan utama setelah berhasil mengumpulkan 299,45 kilogram sampah organik dan anorganik. Sampah tersebut terkumpul dalam 38 karung, hasil kolaborasi RT/RW, satgas kebersihan, hingga warga umum.
Data tersebut dianggap menunjukkan keseriusan warga Bontoala dalam mengurangi timbulan sampah di lingkungan mereka.

Selain kegiatan pembersihan, suasana semakin semarak dengan hadirnya sejumlah komunitas dan tenant penggiat lingkungan seperti Manggala Tanpa Sekat, Rumah Kreasi Ceceng, Tumpuk Sampah, dan Payabo.

Mereka memberikan edukasi langsung mengenai daur ulang, eco-enzyme, serta pengolahan sampah kreatif yang dapat diterapkan oleh masyarakat.

Talkshow menghadirkan Dr. Eng Irwan Ridwan Rahim, S.T., M.Si. dan Juardi, SE yang membahas pentingnya literasi persampahan dan kolaborasi lintas sektor.

Pembahasan meliputi pengurangan sampah rumah tangga, pemahaman regulasi, serta peluang kompetisi tingkat kelurahan. Peserta juga mengikuti workshop dari Rappo: Recycle Plastic yang memperkenalkan cara memanfaatkan limbah plastik menjadi produk bernilai.

Dengan seluruh rangkaian tersebut, kegiatan hari keenam di Bontoala bukan hanya menghasilkan data pengumpulan sampah, tetapi juga memperkuat kesadaran dan keterlibatan warga. Pemerintah berharap semangat ini terus berlanjut untuk membantu mewujudkan target Makassar Bebas Sampah 2029.

Comment