Pemkot Makassar Protes, Kemendagri Naikkan PPKM ke Level 3

Kantor Balaikota Makassar (net)

Pemkot Makassar Protes, Kemendagri Naikkan PPKM ke Level 3

BERITA.NEWS,Makassar- Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar heran atas putusan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menaikkan status PPKM level 2 ke 3 jelang Lebaran Idul Fitri.

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengaku heran atas putusan pemerintah pusat menaikkan status PPKM Level 3 di Kota Makassar.

“Padahal, setiap hari 0-5 terkonfirmasi dan BOR rendah sekali 0,33 persen,” kata Danny, kemarin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar dr Nursaidah Sirajuddin mengatakan Kesbangpol Makassar tengah berkomunikasi dengan Kemendagri terkait hal ini.

“Kesbangpol di Jakarta komunikasikan ke Kemendagri alasan Makassar masih level 3. Padahal kan datanya harusnya di level 2,” jelasnya.

Baca Juga :  Andalan Gagas Infaq dan Sedekah ASN Pemprov Sulsel Bantu Dhuafa

Nursaidah mengungkapkan, angka kasus Covid-19 di Makassar sudah berkurang dari 20 kasus dalam sepekan.

Namun, cakupan vaksinasi lansia yang turut menjadi indikator PPKM memang masih rendah. Biar begitu, ini tidak menjadi serta-merta dijadikan acuan menaikkan status PPKM.

“Capaian lansia kita baru 60 persen, maka harusnya level 2. Apalagi secara kasus dalam seminggu kan sudah berkurang dari 20 kasus. Dimana alasan melevel 3 kan Makassar,ā€ sebutnya.

Berdasarkan Inmendari Nomor 23 Tahun 2022 menetapkan status Makassar ke level 3. Namun, penetapan status PPKM ia sebut berbeda dengan Kemenkes.

Baca Juga :  Andalan Gagas Infaq dan Sedekah ASN Pemprov Sulsel Bantu Dhuafa

“Setelah telusuri, mereka anggap vaksinasi dosis dua Makassar baru 45 persen. Saya telepon Kemenkes, ternyata tetap level dua. Tapi, Kemenkes juga tidak bisa melakukan apa-apa karena Inmendagri itu berlaku nasional.

Makanya kami diminta untuk klarifikasi langsung ke pemerintah pusat,ā€ ungkapnya.