Kepala BPSDM Sulsel: Bekerja Itu Harus Punya Target

BERITA.NEWS, Luwu – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulsel, Asri Sahrun Said, menjadi pemateri dan memberikan pembekalan peningkatan kapasitas aparatur kecamatan dan kelurahan dalam upaya peningkatan kinerja, Senin (6/12/2021).

Di awal pembicaraannya, dirinya memperkenalkan diri dan menyampaikan Luwu bukan hal baru bagi dia. Karena di masa Luwu Raya masih satu, orang tuanya pernah menjabat sebagai Sekda Luwu.

Sebagai pemateri, dirinya memberikan gambaran tentang Peningkatan Kualitas SDM Aparatur. Disampaikan, Asri Sahrun Said, sebagai ASN, baik itu seorang pemimpin seperi Camat dan Lurah haruslah mempunya target dalam setiap pekerjaan.

“Tugas seorang camat dan lurah sangat jelas sekali sehingga saya tidak perlu menyampaikan di sini. Yang perlu kita lakukan adalah, bekerja itu harus ada target, ini yang akan saya jelaskan, seperti bisa mencapai target sebagai seorang camat dan lurah,” ujarnya.

“Ada tiga hal yang wajib kita miliki, yakni Knowledge, Skill, dan Attitude. Ketiga hal ini mungkin sudah tidak asing kita dengar. Dimana knowledge berarti pengetahuan, skill artinya keterampilan, dan attitude berarti sikap,” ujarnya.

Knowledge, skill, dan attitude, adalah tiga kompetensi yang sudah seharusnya dimiliki oleh setiap orang. Knowledge atau pengetahuan setelah belajar atau memfungsikan pikiran dan alat indera.

Baca Juga :  Diwarnai Kirab Budaya, Basmin Hadiri Pekan Budaya Tana Luwu di Istana LangkanaE

Sementara skil adalahbketerampilan berarti mengembangkan pengetahuan yang didapatkan melalui training dan pengalaman dengan melaksanakan beberapa tugas.

Sementara Attitude atau sikap, tingkah laku, kesopanan dan moral. “Jika ingin memilih, saya lebih memilih orang setengah pandai tapi attitude nya bagus, dari pada pandai tetapi tidak memiliki moral yang baik,” ujarnya.

Ketiga hal diatas sangat penting perannya dalam perkembangan diri dan mengelolah sebuah organisasi termasuk di pemerintahan.

Dirinya juga mendorong ASN untuk tidak melepaskan kesempatan jika ada di depan kita dan menerima dimana pun seorang ASN diposisikan.

“Di mana pun anda diposisikan terima itu sebagai sebuah penghargaan. Berdayakan kemampuan anda dan buat rencana kerja serta tentukan target. Posisi camat dan lurah ini luar biasa, sebuah ujung tombak pelayanan,” ujarnya

“Bagi yang diberikan amanah dan tanggungjawab harus siap. Manfaatkan setiap momen sebagai kesempatan dalam belajar. Dan jangan lupa disiplin dalam pekerjaan, sehingga target jelas, jemudian pekerjaan dinikmati serta mencintai pekerjaan. Jaga sikap dengan siapapun kita ketemu, perbaiki komunikasi dan koordinasi,” lanjutnya.

Dalam kesempatan ini, ada 3 hal yang menjadi pesan Kepalan BPSDM Sulsel kepada para camat dan lurah di Luwu, yakni, pintar tapi tidak menggurui, kritis tapi tidak melukai dan cepat tapi tidak mendahului.

Baca Juga :  Diwarnai Kirab Budaya, Basmin Hadiri Pekan Budaya Tana Luwu di Istana LangkanaE

Dirinya juga berpesan bahwa seorang pejabat tidak boleh mengeluh akan jabatan dan fasilitas yang diterimanya. Dirinya juga meminta pejabat menghindari konflik karena ini akan menurunkan kualitas diri.

“Jangan bangun konflik dengan siapa pun, termasuk dengan orang-orang di lingkungan kerja kita. Jangan bicarakan atasan, hindari kegaduhan di ruang lingkup kita bekerja,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, dirinya juga menyinggung soal Sistem Merit. Dimana suatu sistem manajemen kepegawaian yang menekankan pertimbangan dasar kompetensi bagi calon yang diangkat, ditempatkan, dipromosi dan dipensiunkan sesuai UU yang berlaku.

Sistem Merit dibangun untuk mengelolah kepegawaian berbasis kompetensi, sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024 berdasarkan perpres no 18 tahun 2020.

“Jadi setiap ASN jelas kinerjanya, dan tugasnya. Menjamin pola karir setiap PNS, sampai pensiun, dia menjadi apa 5 tahun kedepan. Jika ini berjalan baik, tidak perlu lagi dilaksanakan lelang jabatan,” kuncinya.

  • Muh Asri