Pangkas APBD Perubahan Rp 268 Miliar, Pemprov Sulsel: Bukan Bayar Utang

Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman di Rapat Paripurna Penetapan APBD P 2021 (Ist)

BERITA.NEWS, Makassar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel kembali melakukan pemangkasan anggaran. Kali ini di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan sebesar Rp 268 miliar. Senin (1/11/2021).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Sulsel Andi Darmawan Bintang mengatakan pemangkasan itu atas hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sehingga, Kemendagri Instruksikan melakukan penyesuaian ulang program yang dianggap tidak bisa berjalan di APBD Perubahan atau hingga akhir tahun 2021.

Baca Juga :  Pasca Penyerangan Asrama Mahasiswa, Plt Gubernur Sulsel Minta Stop Sebar Hoax

Olehnya itu, Darmawan menegaskan penyesuaian Anggaran murni mengikuti instruksi yang keluar dari Kemendagri. Bukan untuk menutupi utang, jika diisukan seperti itu.

“(Bukan karena hutang ?) Bukan, bukan itu dijadikan bahan evaluasi. Bukan karena utang. Karena ada kelebihan menurut pemerintah pusat proyeksinya terlalu tinggi,” ucapnya.

Lebih lanjut, dikatakan terdapat beda persepsi antara Pemprov Sulsel dan Kemendagri soal program yang sudah ditetapkan di APBD Perubahan 2021. Sehingga, pihaknya tetap mengikuti arahan pusat tersebut.

“Namun demikian kita harap bahwa kan itu sudah dituangkan dalam bentuk Belanja prediksi kita bisa capai, tapi berbeda kita punya pandangan dengan kemendagri, kita patuh pada apa yang disampaikan Kemendagri,” jelasnya.

Baca Juga :  Wakili Gubernur, Amson Padolo Tekankan Tata Kelola Data Pemerintah Terintegrasi

“Kemendagri memang yang menginginkan yang seperti itu. Penyesuaian karena ada perbedaan persepsi penerimaan daerah.
Artinya kita cari titik tengah mau tidak mau kan, namanya juga hasil evaluasi,” pungkasnya.

 

Andi Khaerul