Update Covid-19 Hari Ini: Positif Bertambah 21.342, Sembuh 8.024, Meninggal 409

Laporan kasus COVID-19 harian yang dilaporkan Satgas Penanganan COVID-19 pada Minggu (27/6/2021). (ANTARA/HO-Satgas COVID-19).

BERITA.NEWS, Jakarta – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 melaporkan kasus terkonfirmasi positif di Indonesia bertambah 21.342 orang, sedangkan yang sembuh bertambah 8.024 orang hingga Minggu (27/6/2021), pukul 12.00 WIB.

Berdasarkan laporan laju kasus COVID-19 yang diterima di Jakarta, dilaporkan juga penambahan kasus kematian sebanyak 409 orang.

Dengan adanya tambahan pasien terkonfirmasi positif, maka jumlah akumulasi kasus di Indonesia mencapai 2.115.304 orang, kemudian 1.850.481 orang telah dinyatakan sembuh dan 57.138 jiwa meninggal dunia sejak kasus pertama COVID-19 terkonfirmasi di Indonesia pada Maret 2020.

Angka suspek dilaporkan sebanyak 129.891 orang dan spesimen yang diuji sebanyak 98.904 spesimen, sedangkan kasus aktif dilaporkan bertambah sebanyak 12.909 kasus sehingga total menjadi 207.685 kasus aktif.

Baca Juga :  Ini Lima Daerah dengan Angka Kasus DBD Tertinggi pada Juni 2021

Penambahan kasus terkonfirmasi COVID-19 berdasarkan laporan harian paling banyak terjadi di DKI Jakarta sebanyak 9.394 kasus, Jawa Barat sebanyak 3.988 kasus, dan Jawa Tengah mencapai 2.288 kasus.

DKI Jakarta mencatatkan angka kasus kesembuhan tertinggi mencapai 3.506 pasien sembuh, posisi kedua ditempati Jawa Barat sebanyak 1.195 pasien sembuh, serta Jawa Tengah sebanyak 420 pasien sembuh.

Kasus kematian terbanyak dilaporkan berada di Jawa Barat sebanyak 93 orang, kemudian Jawa Tengah 69 jiwa dan Jawa Timur sebanyak 64 jiwa.

Baca Juga :  Ini 24 Nama yang Lolos Seleksi Tes Kesehatan dan Kepribadian Calon Hakim Agung

Kasus COVID-19 secara kumulatif paling tinggi di DKI Jakarta total 520.061 kasus, Jawa Barat 368.303 kasus, dan Jawa Tengah 246.529 kasus.

Jumlah pasien sembuh kumulatif terbanyak di DKI Jakarta 454.252 orang, Jawa Barat 319.790 pasien, dan Jawa Timur 149.848 orang. Adapun kasus kematian paling banyak terjadi di Jawa Timur 12.353 jiwa, Jawa Tengah 10.373 jiwa, dan DKI Jakarta 8.169 jiwa.

  • ANTARA