Kasat Reskrim Gadungan Diringkus, 4 Wanita Jadi Korban, Ada Sudah Dilamar dan Ditiduri

Kasat Reskrim Gadungan saat diringkus Polres Bantul.

BERITA.NEWS, BANTUL – Demi memikat hati para perempuan, pria berinisial DA (28) nekat mengaku sebagai Kasat Reskrim Polres Bantul. Tujuannya hanya untuk mendapatkan uang dan juga memuaskan birahinya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Polres Bantul, sudah ada empat wanita yang teperdaya dengan omongan DA. Untuk menyakinkan korban, pelaku mengenakan seragam lengkap dengan lencana layaknya Kasat Reskrim Polres Bantul.

Dalam pertemuan itu, korban-korbannya dijanjikan oleh pelaku akan dinikahi. Bahkan DA sampai sudah membuat lamaran ke salah seorang korban yang berasal dari Wonosobo, Jawa Tengah.

“Korban-korbannya ada yang sudah disetubuhi, ada juga yang sampai menggelar acara lamaran. Tetapi pelaku malah berbohong dan meninggalkan korban,” kata Kapolres Bantul, AKBP Wachyu Tri Budi Sulistyono.

Baca Juga :  Tak Terima Ibunya dimarahi, Pria di Pinrang Nekat Tebas Leher Ayahnya

Akibatnya empat korban itu mengalami kerugian material. T dengan total Rp14 juta. Pelaku mengaku meminta uang tersebut untuk melunasi hutang-hutangnya yang ada di Bank.

Sesuai hasil introgasi petugas, aksi pelaku dilakukan sejak tahun 2019 lalu. DA sengaja mencari korban melalui aplikasi pencari jodoh.

“Pelaku menggunakan aplikasi tersebut untuk menarik perhatian korban. Setelah berkomunikasi intens, selanjutnya korban dan pelaku bertemu tatap muka. Nah saat pertemuan itu, pelaku mengenakan seragam dan juga atribut Polri untuk meyakinkan korban,” terang dia.

Baca Juga :  Polrestabes Makassar Musnahkan 4 Kg Narkoba Berbagai Jenis, 9 Orang Ditetapkan Tersangka

Adapun barang bukti yang diamankan oleh kepolisian, antara lain, baju seragam tactical sebanyak dua buah yang terdapat tulisan Kasat Reskrim dan logo Polres Bantul.

“Selain itu lencana penyidik dan BNN kami jadikan alat bukti. Seragam dia beli secara online, sementara atribut berupa lencana dibeli di wilayah Janti (Kabupaten Sleman),” kata Wachyu.