Andalalin Stadion Mattoanging Dievaluasi Pemkot, Ini Penjelasan Dispora Sulsel

Kadispora Sulsel Andi Arwien Asiz (BERITA.NEWS/Andi Khaerul)

BERITA.NEWS, Makassar – Pembangunan Stadion Mattoanging kini dihadapkan lagi dengan perizinan mendirikan bangunan (IMB) dan evaluasi dokumen dari Pemkot Makassar. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel pun sempat dipusingkan menyelesaikan hal ini.

Kepala Dispora Sulsel Andi Arwin Azis mengakui Stadion Mattoanging memang belum memiliki IMB.

Olehnya itu, pihaknya baru akan mengajukan. Alasannya, desain baru rampung akhir bulan Februari lalu.

Adapun untuk lelang tender pembuatan Detail Engineering Design (DED) Stadion Mattoanging telah diselesaikan oleh PT Akronim yang beralamat Jl. Bintaro Taman Timur – Bintaro Jaya, Jakarta 12330 – Jakarta Selatan (Kota) – DKI.

“Laporan akhir sudah tersaji bersama dengan gambar. Nah gambar detail ini adalah salah satu syarat yang harus dilampirkan dalam pengajuan permohonan penerbitan IMB. Jadi sebenarnya bukan tidak ada, tapi belum ada karena gambarnya baru selesai akhir Februari ini disusun,” ucapnya.

Baca Juga :  Sulsel Ekspor 2 Ribu Ton Ikan, Totalnya Capai Rp 97 Miliar

Meski begitu, ia menegaskan progres tahapan rehabilitasi Stadion Mattoanging tetap berjalan meliputi lelang Managemen Kontruksi di Biro Pengadaan Barang dan Jasa. Begitu pun dokumen menjadi syarat analisis dampak lalu lintas (Andalalin) siap diajukan ke Pemkot Makassar untuk dievaluasi.

“Kita bisa duduk bersama menjelaskan karena dokumen yang sudah kami sajikan saat ini adalah produk hukum dari Pemkot. Jadi saya kira kalau mau evaluasi silakan. Tidak ada masalah. Kami pada prinsipnya sangat kooperatif dengan hal tersebut karena kita juga tidak mau melanggar aturan,” jelasnya.

Baca Juga :  Pelarangan Mudik Serentak Tanggal 6-17 Mei, Wilayah Mamminasata Diperketat

Arwien mengatakan, evaluasi tersebut tidak akan mempengaruhi tahapan berjalan. Sepanjang hasil evaluasi ditindaklanjuti oleh Pemprov yang nantinya akan membangun Stadion Mattoanging.

“Jadi ada beberapa mungkin rekomendasi baru yang harus direvisi terkait Andalalin. Nah itu mungkin harus dilakukan. Kita akan menindaklanjuti hasil evaluasi dengan merevisi Andalalinnya. Karena mungkin menimbulkan kemacetan dan sebagainya,” pungkasnya.

  • Andi Khaerul