Inspektorat: Laporan Pemeriksaan Dana Bansos Rp 16,3 M Diserahkan ke Gubernur

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

BERITA.NEWS, Makassar – Laporan indikasi penyalahgunaan dana bantuan sosial (Bansos) Covid-19 Pemprov Sulsel senilai Rp 16,3 miliar akhirnya dirampungkan oleh Inspektorat.

Kepala Inspektorat Sulsel Sri Wahyuni, mengaku laporan pemeriksaan sidang Majelis Tuntutan Ganti Rugi dana Bansos tersebut telah diserahkan kepada Gubernur Nurdin Abdullah (NA).

“Sudah selesai, sudah termuat dalam laporan hasil pemeriksaan dan sudah disampaikan kepada bapak Gubernur sesuai amanat perundangan bahwa LHP Inspektorat disampaikan kepada gubernur selaku wakil pemerintah pusat,” ucapnya, Selasa (26/1/2021).

Bahkan, Inspektorat juga sudah memanggil dan memeriksa Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani untuk diminta beberapa keterangan. Hanya saja Sri Wahyuni enggan membeberkan hasil pemeriksaan tersebut.

Baca Juga :  Pemkot Ingin Ambil Alih Masjid 99 Kubah, Plt Gubernur Andi Sudirman Tegaskan Ini

“Kalau dimintai keterangan (sekprov) tentu pernah. Tapi sekali lagi kalau kita mau untuk mendapatkan informasi bahwa dari sisi versi satu itu tidak,” kata Sri Wahyuni.

Menurutnya, siapapun yang terlibat dan terbukti atas penyalahgunaan anggaran Bansos tersebut, mustinya diberikan Sanksi. Paling tegas berujung pemecatan.

“Kalau dari PP 53 itu banyak tingkatannya, yang jelas tentu berdasarkan pelanggaran, disesuaikan dengan pelanggaran yang dilakukan kemudian sanksinya apa,” pungkasnya.

Baca Juga :  Plt Gubernur Instruksi Dinkes Tangani Bocah Penderita Gizi Buruk di Wajo

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Andi Sudirman Sulaiman menegaskan semua bentuk temuan musti diperiksa, tidak boleh tebang pilih.

“Saya mesti mendorong setiap ada temuan harus diperiksa. Kita tidak pilih, tunggu aja hasil sidangnya,” kata Andi Sudirman.

  • ANDI KHAERUL